READ MORE - Inilah Artis Yang Pernah Jadi Simpanan Para Penjabat Indonesia
-
Whether you would like to improve your health - Whether you would like to improve your health, improve you appearance, or do both, you may be interested in finding a weight loss plan to use. When it come...
-
When her parents got done reading the letter they both were in tears - Lisa was born into a loving Christian family and went through life knowing of The Lord and his supreme sacrifice. She was accustomed to Amazing Grace each ...
Inilah Artis Yang Pernah Jadi Simpanan Para Penjabat Indonesia
READ MORE - Inilah Artis Yang Pernah Jadi Simpanan Para Penjabat Indonesia
Anggun Adalah Musisi Indonesia Yang Namanya Paling Harum Di Kancah Internasional
Anggun saat tampil di Festivalbar Music Festival di Italia, Juni 2005. Foto oleh Giuseppe Cacace/ GettyImages
1. Anggun adalah artis Indonesia yang albumnya paling banyak terjual di luar negeri. Ia juga merupakan salah satu musisi Asia yang paling laris dieksport. Albumnya terjual sebanyak 3 juta kopi di dunia Barat.
2. Anggun adalah satu-satunya artis Indonesia yang pernah masuk nominasi French Music Awards, Danish Film Award (untuk kategori Best Soundtrack), dan satu-satunya musisi Indonesia yang pernah tampil di World Music Awards di Monako.
3. Anggun adalah satu-satunya artis Indonesia yang pernah mendapatkan penghargaan Medal of Arts & Culture Knights dari Kementrian Kebudayaan Perancis.
4. Anggun adalah satu-satunya artis Indonesia sekaligus artis yang beragama Islam yang pernah bertemu dan menyanyi di hadapan mendiang Paus John Paul II.
5. Anggun adalah satu-satunya artis Indonesia yang pernah merilis albumnya di Amerika Serikat dan tampil di acara televisi ternama seperti The Rosie O'Donnell Show.
6. Anggun adalah satu-satunya artis Indonesia yang pernah mengisi soundtrack film Hollywood ("Transporter II"). Film ini kemudian meraih posisi nomor satu di box office Amerika Serikat.
7. Anggun adalah satu-satunya artis Indonesia yang memiliki lagu hits nomor 1 di Perancis, Belgia, Swiss, Portugal, Spanyol, Italia, dan Indonesia.
8. Anggun adalah satu-satunya artis Indonesia yang pernah tampil bersama sejumlah musisi internasional papan atas seperti Julio Iglesias, Bryan Adams, Pras dari The Fugees, dan Michael Bolton.
9. Anggun adalah satu-satunya artis Indonesia yang pernah dikontak PBB untuk menjadi juru bicara. Selain pernah jadi duta di bidang kredit mikro, Anggun kini menjabat sebagai juru bicara PBB untuk masalah kelaparan.
10. Ban Ki Moon (Sekjen PBB) secara pribadi menulis surat kepada Anggun, mengundangnya untuk datang ke New York menghadiri acara The World's Leader Forum. ( omg.yahoo.com )
READ MORE - Anggun Adalah Musisi Indonesia Yang Namanya Paling Harum Di Kancah Internasional
Inilah Kronologis Kecelakaan Mobil Shireen Sungkar Di Ciganjur
Inilah Kronologis Kecelakaan Mobil Shireen Sungkar Di Ciganjur - Shireen Sungkar mengalami kecelakaan mobil pada Kamis, 5 Agustus malam. Shireen sedang seorang diri mengendarai mobil Mercedes Benz dengan nomor polisi B 3 UH.
Pada saat kecelakaan itu terjadi, putri dari Mark Sungkar dan Fanny Bauty ini hendak pindah lokasi syuting untuk sinetron 'Cinta Fitri' dari studio Persari, Ciganjur, Jakarta Selatan ke sebuah studio yang tak begitu tak jauh.
Shireen menyetir mobilnya seorang diri. Menurut Mark Sungkar, anaknya saat itu menyetir mobil dengan santai. Di depan mobil artis tersebut, sebuah mikrolet dengan nomor polisi B 2815 sedang melaju kencang dan lalu berhenti mendadak.
"Mikrolet itu rem mendadak sekali sedangkan dia juga kurang jauh menjaga jaraknya. Jadilah tabrakan," kata Mark kepada VIVAnews.com, Jumat, 6 Agustus 2010.
Menurut informasi Traffic Management Center Polda Metro Jaya, kecelakaan itu terjadi di Jalan Kawi 1, Ciganjur sekitar pukul 23.15 WIB. Shireen sempat pingsan dan langsung dilarikan ke RS Marinir Cilandak. Mobil Mercedes yang dikendarai Shireen juga rusak parah. Kap mobil hancur karena menabrak bagian belakang mikrolet.
Mendengar kabar itu, semula Mark Sungkar sangat terkejut dan panik. Tetapi, di rumah sakit dia lega setelah melihat kondisi putrinya membaik.
"Dia memang sempat pingsan dan juga nggak sadar siapa yang membawanya ke rumah sakit. Tapi, tadi saya pulang sekitar jam 04.30 pagi, dia sudah bisa tidur," ucapnya.
Kini, Shireen dipindahkan ke RS Medistra untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. "Mungkin siang nanti, mudah-mudahan bisa pulang. Dia masih syok," ujar Mark. ( vivanews.com )
READ MORE - Inilah Kronologis Kecelakaan Mobil Shireen Sungkar Di Ciganjur
Uyan ( D`Bodor ) Suryana Adalah Pelawak, Budayawan, sekaligus Musikus Sunda
Uyan ( D`Bodor ) Suryana Adalah Pelawak, Budayawan, sekaligus Musikus Sunda
Uyan ( D`Bodor ) Suryana Adalah Pelawak, Budayawan, sekaligus Musikus Sunda -- Pelawak, budayawan, sekaligus musikus Sunda asal Sukabumi yang juga personel grup D`Bodor, Uyan Suryana yang akrab dipanggil Uyan Asmi, meninggal dunia Senin dinihari pada usia 51 tahun. Almarhum meninggalkan seorang istri yakni Eli Yulia (48) dan lima orang anak yaitu Puri Pertiwi (27), Para Satria Negara (25), Pura Adi Darma (21), Pera Mutiara (16) dan Pero Putra Hermawan (11).
Penembang lagu "Ojeg" ini meninggal akibat penyakit liver, stroke, dan vertigo. Sebelum meninggal ia sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R Syamsudin SH Kota Sukabumi selama dua minggu.
Uyan juga sempat mentas di dua stasiun televisi swasta bersama D`Bodor yang dimotori oleh Abah Us`us dan Kang Kusye. Selain itu, almarhum juga saat sedang menggarap lagu barunya yang berjudul Star, Stir, Stor dan album barunya yang bertajuk The Best Of D`Bodor.
Uyan yang sudah bergabung dengan D`Bodor sejak tahun 1983 ini banyak meninggalkan lagu-lagu yang tidak asing lagi di telinga masyarakat Jawa Barat, bahkan satu lagunya yang menjadi hits sampai sekarang, "Ojeg", masih laris di kalangan pencinta musik Sunda.
Kakak ipar almarhum Asep Budi mengatakan, dirinya sangat kehilangan sosok Uyan yang tidak pantang menyerah dan tidak pernah mengeluh, walaupun mengetahui mempunyai penyakit yang cukup kronis.
"Dua minggu sebelum meninggal, almarhum juga masih sering manggung dan pentas di televisi baik nasional maupun lokal. Almarhum di mata kami adalah seorang seniman Sunda yang tidak pernah mengenal lelah untuk terus membangkitkan seni Sunda," kata Asep.
Ia menambahkan, dengan meninggalnya Uyan, publik Jawa Barat akan kehilangan sosok almarhum yang kocak dan pintar tersebut. "Kami berharap segala amal perbuatan selamanya di dunia bisa diterima oleh Allah SWT. Kepada masyarakat yang pernah tersinggung oleh perbuatannya, tolong dimaafkan," tambahnya.
Rekan satu grup musiknya, Abah Us`us menuturkan, dirinya mengetahui kondisi almarhum saat sedang koma pada Minggu (28/3) lalu sekitar pukul 19.00 WIB, namun tidak lama dirinya juga menerima kabar lagi bahwa Uyan terlah berpulang. "Saya dan Kusye langsung meluncur ke Sukabumi untuk melayat. Kami merasa kehilangan sosok Uyan," tuturnya.
Menurut dia, meninggalnya Uyan sangat mendadak karena sebelum meninggal D`Bodor sempat tampil di salah satu televisi swasta, namun ada kejanggalan saat Uyan manggung, yakni sering terlihat melamun dan raut mukanya sendu dan pucat. Tetapi, Uyan tidak mengeluh dan saat ditanya pun Uyan hanya tersenyum.
Menurut dia, Uyan merupakan motor grup D`Bodor karena hampir semua lagu merupakan hasil karyanya dan Uyan juga dikenal sebagai seniman yang cerdik dan jarang sekali ada yang mampu menyaingi kemampuannya. "Kami sangat kehilangan sosok seperti beliau seniman sunda yang humoris serta bermasyarakat ini," sedihnya.
Abah Us`us menambahkan, sebenarnya pihaknya juga akan manggung lagi pada Rabu (31/3) nanti, di televisi swasta dan pihaknya juga sedang menggarap album baru. "Kendati demikian, kami akan terus melanjutkan apa yang telah diberikan almarhum kepada kita semua," ucapnya. ( republika.co.id )
READ MORE - Uyan ( D`Bodor ) Suryana Adalah Pelawak, Budayawan, sekaligus Musikus Sunda
Astri Ivo
"Adalah tugas ibu untuk mengenalkan anak pada Nabi. Anak-anak sekarang kenalnya, doraemon atau sponge bob. Dan kewajban kita pula sebagai ibu mengenalkan Baginda Rasullah kepada keluarga," tukasnya saat menghadiri diskusi Cinta Rasulullah, Cinta Sunnah yang berlangsung di Masjid Agung Pondok, Jakarta Selatan (23/2).
Astri berpendapat dengan mengamalkan ajaran Rasulullah secara utuh dan konsisten, setiap keluarga muslim akan memperoleh manfaat yang nyata. "Apabila kita ingin berhasil, kita haruslah mengikuti tauladan rasulullah. Janganlah kita mengikuti tauladan rasullah secara terbatas," tukasnya.
"Selain itu, membersihkan diri kita dan keluarga merupakan manfaat lain dari mengamalkan ajaran rasulullah," tambahnya.
Karena itu, Astri menyarankan kepada para ibu ketika ingin mengamalkan ajaran Rasulullah secara menyeluruh, setiap Ibu terlebih dahulu harus mengenalkan panutannya secara mendalam kepada keluarganya. ( republika.co.id )
READ MORE - Astri Ivo
Melinda Minum Air Cuci Kaki Ibu
Usai One Night Stand, Melinda Minum Air Cuci Kaki Ibu. Rasa penyesalan selalu datang belakangan. Begitulah yang dialami penyanyi dangdut Melinda. Setelah melakukan seks semalam dengan seorang pria, mantan pacar Saipul Jamil ini meminta maaf kepada orangtua dan meminum air cuci kaki ibunya.
Rasa penyesalan selalu datang belakangan. Begitulah yang dialami penyanyi dangdut Melinda. Setelah melakukan seks semalam dengan seorang pria, mantan pacar Saipul Jamil ini meminta maaf kepada orangtua dan meminum air cuci kaki ibunya.
"Tahu, saya sujud saya minta maaf, saya cuci kaki mereka, saya minum airnya. Untung mereka mendukung karir saya," ungkapnya saat berkunjung ke redaksi okezone di Jakarta, Kamis (10/12/2009).
Selain itu, dia juga langsung berdoa dan salat meminta maaf kepada Allah atas perbuatannya ini. "Aku mungkin ini sudah kotor, aku sudah tak berguna lagi menjadi seorang wanita," akunya.
Usai melepas keperawannya kepada pria yang tidak mau diungkapnya itu, Meli mengaku menyesal dan sempat mengurung diri. "Aku mau begini salah, begitu salah," ungkapnya.
Namun dia tidak mau larut, dia pun kembali melanjutkan karirnya dengan membuat single dangdut house 'Cinta Semalam' dan mempersiapkan album pop di tahun 2010.
Saat ditanya apa yang membuatnya mau menyerahkan keperawanan kepada pria tersebut, Meli mengaku tidak tahu. "Enggak tahu. Gimana sih, cinta itu kan buta. Dibilang apapun pasti kayak gitu. Pasti kan ada upaya pendekatannya.
Meski menyesal, Meli mengaku tidak menuntut pertanggungjawaban apapun terhadap pria tersebut. Saat ini pun dia sudah putus komunikasi dengan pria tersebut. "Enggak usah. Itu kan kesalahan saya juga," tuturnya.( okezone.com)
READ MORE - Melinda Minum Air Cuci Kaki Ibu
Tio Pakusadewo
"Mungkin mereka memang sudah pantas menjadi bagian dari provinsi kita. Kasihan kan mereka memang ingin sekali gabung dengan kita kelihatannya. Tapi kasihan sekali mereka karena hanya mengakui tanpa memiliki dasar kebudayaan yang jelas sekali," kata Tio saat ditemui di Planet Hollywood, Jakarta, Sabtu (29/8) malam.
Namun meski begitu, aktor yang sudah banyak makan asam garam dalam bermain film ini meminta agar masyarakat Indonesia tidak emosi menanggapi kasus antar dua negara ini. Apalagi saat ini masyarakat sedang menjalani bulan Ramadhan.
"Sebagai memandang persoalan negara, sebaiknya sih sabar dulu karena ini bulan puasa. Tapi kalau lama-lama terus-terusan muncul, ya nyusahin juga. Makanya Indonesia harus memikirkan langkah yang terbaik," kata Tio. [ kapanlagi.com]
READ MORE - Tio Pakusadewo
Kali Ini Lebaran Titi Kamal Berbeda
"Sama aja sih, mungkin bisa dibilang spesial karena ini Lebaran pertama dengan suami," kata artis yang memilih memesan kue Lebaran karena tidak bisa masak ini.
Ditemui saat buka bersama Popcorn Management bareng 100 anak yatim di MU cafe, Sarinah, Jakpus, Jumat (11/9) kemarin, Titi menuturkan jika perayaan Idul Fitri nanti ia akan berkumpul bersama keluarga di rumah sang mama. Setelah itu baru jalan ke tempat saudara yang lainnya.
"Rencananya ingin berkunjung ke rumah Uwak, silaturahmi bareng saudara-saudara," ujarnya.
Namun sebelum itu, Titi punya rencana lain yang tak kalah menarik. Meneruskan tradisi takbiran, ia dan Christian bakal keliling-keliling.
"Senang aja lihat anak-anak kecil pukul gendang. Sedangkan moment spesial saat ke makam Papa, pasti moment itu karena Papa sudah nggak ada," pungkas pecinta hidangan opor ayam dan daging pindang [ kapanlagi.com]
READ MORE - Kali Ini Lebaran Titi Kamal Berbeda
Soraya Abdullah
Wanita bernama lengkap Soraya Abdullah Balvas ini merupakan kelahiran Jakarta, 3 Agustus 1978. Wanita yang akrab dipanggil Aya ini mengawali karir artisnya sebagai bintang iklan.
Jejak dunia model Aya dimulai saat menjadi bintang di iklan mobil Daihatsu Taruna, produk Bayfresh, Nescafe, Vaseline, serta beberapa iklan lain. Merasa di atas angin, perlahan dunia iklan pun ditinggalkan.
Wanita cantik blasteran Arab ini mulai merambah dunia akting, tepatnya sinetron. Sinetron yang dibintang Aya pun sempat melejit, Gerhana II.
Saat itu, Aya memerankan Ratu Medusa, perempuan berambut ular, yang menjadi musuh dari Pierre Roland si Gerhana. Tetapi, saat itu ketenaran nama Aya tidak melampaui si bintang utama, Pierre Roland.
Sukses di dunia akting, tapi tidak di kehidupan pribadi. Di kehidupan rumah tangganya, Aya termasuk yang kurang beruntung. Bahtera rumah tangga bersama pria asal Bali, kandas dalam usia 2,5 tahun saja.
Aya diceraikan. Dia pun syok, dan psikologisnya tergoncang. Bahkan disebutkan, Aya sempat kehilangan pegangan hidup. Alhasil, putri dari Abdullah Saleh Balvas dan Sallymah ini langsung dibawa ke pondok pesantren Al Ihya Bogor.
Kurang lebih 40 hari ibu dari Muhammad Senarai Ikhtiar dan Siti Aisyiah Az-Zahra ini 'mondok' di Al Ihya. Kondisi Aya perlahan-lahan mulai pulih. Sedikit perubahan dari Aya saat keluar dari pesantren.
Anak ketiga dari empat bersaudara ini mulai menutup aurat dengan memakai jilbab. Meski berjilbab dengan aurat tertutup, Aya masih rindu dan kangen dengan dunia artis, terutama akting.
Dengan tampilan berjilbab, rezeki keartisan Aya terus mengalir. Lulusan Akademi Sekretaris Don Bosco ini masih menerima tawaran job di beberapa sinetron. Saat berjilbab, sinetron yang pernah dibintangi Aya antara lain, Hidayah dan Misteri Illahi.
Kini, Aya tidak diketahui keberadaannya. Namanya mencuat karena dikaitkan dengan buron teroris terakhir yang sudah ditangkap polisi, Mohammad Jibril alias Ricky Ardhan. Aya pun memberikan penjelasan soal hubungannya dengan putra Abu Jibril itu.
"Sudah kami sebutkan dalam press conference dan hubungan kami terhadap Akhi Muhammad Jibriel sekedar hubungan bisnis," tulis Soraya dalam surat elektroniknya
Keterangan pers yang dimaksud Soraya adalah rilis tertulis yang dituangkan dalam Sorayaabdullah's blog. Dia juga meminta masyarakat jangan memfitnah dan berprasangka buruk.
"Jangan mudah termakan fitnah, tetap bersabar dalam badai fitnah yang menimpa kaum muslimin," tulis dia. Dalam surat elektroniknya, Soraya juga membantah menghilang setelah aksi bom di hotel JW Marriott dan Ritz Carlton.
"Kami sudah berencana untuk tinggal di luar kota semenjak setahun terakhir, dan pindah semenjak awal mei 2009. Silakan dicek ke ketua DKM setempat," kata dia. [ VIVAnews ]
READ MORE - Soraya Abdullah
Gempa Tasikmalaya Juga Diklaim Malaysia
Bahkan Anji menyindir gempa yang terjadi di Tasikmalaya berkekuatan 7,3 SR dan sempat mengguncang pulau Jawa juga diklaim sebagai milik Malaysia. "Geram juga sih," akunya saat dijumpai di Kantor Emotion Entertainment, Rabu (2/9).
Anji juga menyoroti tindakan tidak sportif lain negeri Jiran tersebut. Di antaranya UU pembatasan ekspansi musik Indonesia ke sana. "Sebenarnya bukan kita yang ekspansi tetapi justru mereka lah yang minta kita," tandasnya.
Tapi di sisi lain, Anji tidak setuju pula dengan cara-cara kita membalas mereka, seperti yang dilakukan para hacker. "Itu tidak bagus karena sudah memasuki teritori orang lain yang tidak sebenarnya, justru nanti kita yang salah," nilainya.
"Nasionalisme boleh-boleh saja, tetapi jangan sampai kebablasan, jangan sampai nasionalisme diekspresikan secara salah sebagaimana dengan jihad yang kemudian mengorbankan nyawa orang lain," imbaunya. [ kapanlagi.com ]
READ MORE - Gempa Tasikmalaya Juga Diklaim Malaysia
Ray Sahetapy Langsung Unjuk Gigi
"Saya antusias banget untuk mendaftar Ganyang Malaysia, karena sudah lama Malaysia telah menghina dan melecehkan bangsa ini. Mereka itu telah mengirim dua pengebom, Noordin sama Azhari, terus Ambalat, pekerja dianiaya, terus sekarang melecehkan kita dengan mengaku-aku kebudayaan kita," kata Ray saat ditemui di eks kantor PDIP, Jl. Diponegoro 8 Menteng, Jakarta Pusat.
Ditegaskan mantan suami Dewi Yull ini, Malaysia seharusnya jangan bermain-main sebagai bangsa. Dan sebagai warga negara yang baik, Ray siap membela tanah air ini. "Sebagai seorang aktor ataupun pekerja seni, saya merasa harus berperang melawan Malaysia melalui seni dan kebudayaan, bagaimana kita harus mempertahankannya, karena kebudayaan kita udah sering diambil oleh Malaysia," tegasnya.
"Kita sebagai bangsa harus jelas mempertahankan jati diri kita. Saya selalu berpikir untuk negara ini tiap hari, karena saya kalau mati nggak mungkin dikubur di tanah lain kecuali di Indonesia," sambungnya dengan penuh semangat.
Ia juga menuturkan sebagai wujud nyata bisa dilakukan dengan hal kecil seperti ini, atau dengan memboikot produk yang berasal atau mencerminkan Malaysia. Ia berharap dengan adanya hal ini akan bisa memicu masyarakat untuk memperjuangkan hak-hak bangsa. "Masak kalau masalah Arab atau Israel aja kita ngotot tapi untuk nasionalisme kita nggak? Mungkin juga peran para pemuka agama antar negara bisa berdialog untuk membahas masalah ini, dari terorisme maupun yang lain, karena bisa jadi ada kemungkinan ada agenda besar dari negara lain," urainya.
Ray menilai, peran pemerintah mengatasi masalah ini masih belum maksimal. Tapi ia juga memaklumi karena pemerintah juga masih lelah karena baru menyelenggarakan Pemilu Legislatif dan Pilpres. Ia juga menegaskan jika untuk urusan TKI, bangsa Indonesia tidak perlu takut.
"Kita ini bangsa yang kaya. Mungkin selama ini penanganannya aja yang salah, tapi kita masih punya lahan kosong yang banyak, kekayaan alam yang melimpah, jadi saya tekankan ya, jangan takut!" pungkasnya. [ kapanlagi.com ]
READ MORE - Ray Sahetapy Langsung Unjuk Gigi
Drama Manohara Odelia Pinot Kian Melebar
Fakhry menggugat 2 petinggi Kelantan atas tuduhan melakukan fitnah. Gugatan ini dimaksudkan untuk membersihkan nama Fakhry dari skandalnya dengan sang istri, Manohara Odelia.
Seperti dilansir Malay Mail, Kamis (3/9/2009), gugatan diajukan di Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur, 10 Agustus. Kedua petinggi yang digugat itu yakni Pengawas Kesultanan Kelantan Datuk Abdul Halim Hamad dan pejabat tata usaha Kerajaan Kelantan Nik Mahmud Nik Jaafar.
Abdul Halim digugat terkait pernyataannya pada 15 Juni yang menyebut Sultan Kelantan dan Kantor Kesultanan tidak ingin dilibatkan dalam krisis pernikahan antara Tengku Fakhry dan Manohara. Saat itu, Abdul Halim mengatakan Sultan dan seluruh staf kantor Kesultanan tidak terkait dengan pernyataan yang dibuat Fakhry seputar masalah pernikahannya dengan istrinya.
Padahal menurut Fakhry, dirinya tidak pernah membuat pernyataan apapun terkait masalahnya dengan Manohara. Sehingga apa yang disampaikan Abdul Halim saat itu tidak benar.
Dikatakan Fakhry, keduanya tidak menjawab somasi pengacara Fakhry, JS Pillay dan Mohd Haaziq Pillay, yang meminta dilakukan permintaan maaf melalui media dalam jangka waktu 48 jam.
Dengan menyatakan bahwa ayahnya, Sultan Kelantan, dan seluruh staf kesultanan tidak terlibat dengan masalahnya, jelas Fakhry, berarti pihak kerajaan telah menjauhkan diri darinya. Dengan demikian hal itu berarti isu yang berkembang selama ini benar, yaitu dia memang bersalah telah menganiaya dan menyiksa Manohara.
Pernyataan Abdul Halim itu akan membuat banyak pihak berpikir Fakhry sebagai pangeran telah melakukan tindakan tidak pantas dan mempermalukan seluruh keluarga kesultanan Kelantan. [ detik.com ]
READ MORE - Drama Manohara Odelia Pinot Kian Melebar
Ray Sahetapy Salahkan Wakil Rakyat
"Ketika Malaysia melakukan kejahatan terhadap perempuan-perempuan Indonesia, itu sudah merupakan suatu kesalahan besar," ujar aktor yang seangkatan dengan Deddy Mizwar dan Didi Petet itu.
"Tapi coba kita lihat, apakah ulama-ulama di sini berteriak untuk itu? Apakah DPR juga berteriak untuk itu? Masa cuma keluarga-keluarga mereka aja yang menangis," sambungnya kemudian.
Ditemui di gedung Nusantara 3 gedung MPR, Senayan Jakarta, Rabu (2/9) Ray yang terlibat dalam dialog kebudayaan bersama MPR RI itu memang lebih menyoroti peran wakil rakyat, yang dinilainya lalai dalam mengemban aspirasi rakyat dan melindungi kebudayaan nasional.
"Kita sebenarnya kan punya wakil yang dipilih rakyat. Itu tugas mereka, kalau saya lihat itu kesalahan mereka yang terlalu mengabaikan masalah budaya," tegasnya tanpa basa-basi. [ kapanlagi.com ]
READ MORE - Ray Sahetapy Salahkan Wakil Rakyat
Sidang Cici Paramida Ricuh
Akibat kejadian tersebut, sidang yang tengah mendengarkan kesaksian David, supir pribadi Cici, sempat kacau dan tak dihiraukan oleh majelis hakim dan para pengunjung sidang. Karena masing-masing berusaha menyelamatkan diri, meninggalkan ruang sidang.
Sementara Cici yang duduk di deretan paling depan pun turut terbawa panik. Getaran cukup kencang itu turut membuatnya panik hingga nampak wajahnya pusat pasi, seperti halnya beberapa pengunjung perempuan lain.
Wartawan yang ada di lokasi berusaha menanyakan kejadian tersebut pada Cici, namun kakak Siti KDI itu hanya terdiam sambil berusaha menenangkan diri dibantu oleh anggota keluarganya.
Sementara menurut Siti KDI yang mendampingi sidang sang kakak, mengaku merasakan gempa dan ikut panik. Getaran gempa katanya sangat terasa di dalam ruang persidangan.
"Di dalam itu getarannya kencang banget di dalam ruang sidang," ungkap Siti singkat saat ditemui di PN Cibinong, Bogor, Rabu (2/9/09) [ kapanlagi.com]
READ MORE - Sidang Cici Paramida Ricuh
Misteri Busa Mulut Mbah Surip
Menurut Ari, sebagaimana ia tahu dari pemberitaan media, Mbah Surip hanya tidur 3 jam, memiliki kebiasaan merokok, dan banyak minum kopi. Kabarnya sehari Mbah Surip bisa minum 10 gelas. "Padahal, kan jadwalnya sebagai artis top sangat padat. Belum umurnya yang sudah 60 tahun," ungkap Ari.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa pengalaman kematian Mbah Surip membuktikan bahwa akumulasi antara kelelahan, kurang tidur, banyak mengonsumsi kopi, dan merokok terus-menerus mencetuskan terjadinya gangguan akut pada tubuh, seperti serangan jantung yang berakibat fatal.
Untuk itu, ia mengajak untuk memerhatikan pola hidup sehat. Minimal sehari tidur 6 jam di malam hari. Memerhatikan makanan dengan mengurangi keju, makanan berlemak, cokelat, kopi, suplemen yang mengandung ginseng, dan goreng-gorengan. Kemudian meningkatkan makanan sayur-saruran dan buah-buahan, minimal minum air putih 2 liter sehari, dan melakukan pemeriksaan laboratorium.
"Kita harap dengan ini semua kita lebih memerhatikan kesehatan kita. Mengurangi risiko penyakit jantung yang bisa menyebabkan kematian mendadak bisa dicegah," tandas Ari.
Saat Mbah Surip meninggal, dilaporkan kalau mulutnya banyak mengeluarkan busa. Namun, menurut dokter ahli penyakit dalam ini sebenarnya bukan busa seperti orang yang keracunan, melainkan air liur yang banyak. Alasan ini menjelaskan kalau penyanyi lagu "Tak Gendong" itu adalah perokok berat.
"Kalau orang merokok kemampuan untuk mengeluarkan lendir atau air liur rendah, tapi lendirnya atau air liurnya banyak," kata Dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB, ahli penyakit dalam dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dalam jumpa pers di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Rabu (5/8).
Menurut Ari, baik asap rokok maupun zat yang ada dalam rokok menyebabkan silia atau bagian dari saluran pernapasan atas dan bawah fungsinya menurun. Akibatnya, lendir tidak bisa dikeluarkan secara normal. "Inilah yang mengakibatkan batuk di pagi hari, bagi para perokok. Tujuannya untuk mengeluarkan lendir, karena susah," ungkap Ari.
Untuk kasus Mbah Surip, ia melanjutkan, sesaat menjelang kematian ketika kesadarannya rendah maka kemampuan Mbah Surip untuk menelan menurun. Lendir atau air liur akan mengumpul di mulut. Selanjutnya ia akan mencari jalan keluar, yakni melalui mulut. "Itulah mengapa saat kematiannya, Mbah Surip banyak mengeluarkan lendir di mulutnya," tandas Ari. [ Kompas.com ]
READ MORE - Misteri Busa Mulut Mbah Surip
Shahnaz Haque Dan Dokter Anak
Hal yang sama dialami artis Shahnaz Haque. Karena itu, saran adik Marissa Haque ini "Bersahabatlah dengan dokter anak. Bila sakit, selain tahu jenis obat, juga tahu cara menyikapinya," katanya seusai mensosialisasikan 10 Tanda Umum Anak Bergizi, di Jakarta.
Bagi istri pemusik Gilang Ramadhan ini, berteman dengan dokter anak dapat membantunya mengatasi problem kesehatan ketiga anaknya. "Jangan sampai salah kasih obat," tukas Shahnaz yang pernah keliru memberikan obat kepada salah satu anaknya.
"Sekali lagi, konsultasikan kepada dokter anak. Karena bila sangsi, bisa berdampak hormonal," tambah Shahnaz.
Sebegitu kerapnya Shahnaz berkonsultasi, hubungannya dengan si dokter pun makin erat. Bahkan, ketiga anaknya juga. Kadang si kecil, Mieke Namira, langsung menghubungi dokter di saat sakit.
Tak hanya berkawan dekat dengan sang dokter, Shahnaz juga sangat tertib dalam mengecek obat-obatan, terutama masa kedaluarsa. "Obat-obatan tidak pernah ditumpuk. Saya juga mengajarkan mbak-mbak (pembantu) di rumah, membaca tanggal kedaluarsa. Jangan teledor," tukasnya.
Bagi Shahnaz, kesehatan bukan ajang uji coba. Mencegah lebih baik dibanding mengobati, terlebih untuk ketiga buah hatinya; Mieke Namira Haque Ramadhan (2), Pruistin Aisha Haque Ramadhan (6), dan Charlotte Fatima (5). [ Kompas.com ]
READ MORE - Shahnaz Haque Dan Dokter Anak
Mbah Surip Lahir Tanggal 06 Mei 1957
Seperti halnya saya, kawan-kawan wartawan dan juga seluruh rakyat Indonesia bisa jadi juga telah terkecoh dengan penampilan Simbah yang memang tampak telah tua. Dengan rambut gimbal sepinggang, dan guratan-guratan yang tampak pada wajahnya, ditambah panggilan MBAH di depan namanya, tiada keraguan sedikit pun untuk menuliskan usianya kira-kira 60 tahun.
Tapi inilah salah saya, begitu saja percaya kepada ketawa meyakinkan Simbah saat ditanya berapa usianya.
"Enam puluh tahun ya Mbah umurmu?"
"He-he-he..."
"Bener Mbah?"
"He-he-he..."
Nah, sejak itulah, saya selalu memakai kata kira-kira sebelum menuliskan usianya. Tapi ternyata, kawan-kawan wartawan malah dengan "gagah berani" menuliskan dengan pasti tanggal dan tahun kelahiran Mbah Surip: 5 Mei 1949! Wah...
Untunglah, di akhir hayatnya saya mendapatkan informasi yang sahih.
Waktu jarum jam telah menunjuk angka sebelas pada Selasa (4/8) malam, ketika prosesi pemakaman penyanyi Mbah Surip usai. Di atas gundukan tanah bertabur bunga mawar lamat-lamat tertulis: Urip Achmad Ariyanto bin Soekotjo, lahir 6 Mei 1957, wafat Selasa, 4 Agustus 2009.
Catatan di nisan itu memang baru terbaca jelas seusai para pencinta Mbah Surip yang sebagian berambut gimbal bernyanyi lagu "Bangun Tidur" karya Mbah Surip secara koor dengan iringan gitar.
bangun tidur, tidur lagi
bangun lagi, tidur lagi
bangunnnn, tidur lagi
bangun tidur, tidur lagi
bangun lagi, tidur lagi
bangunnnn, tidur lagi
abis bangun terus mandi
jangan lupa senam pagi
kalau lupa…. tidur lagi
Begitulah para penggemar Mbah Surip bernyanyi. Rasanya malam itu memang jauh dari suasana pekuburan. Mereka yang ditinggalkan memaknai penghormatan terakhir mereka kepada sang pujaan dengan cara mereka sendiri, cara jalanan yang egaliter.
Setelah mereka menyingkir sambil sebelumnya tertawa he-he-he menirukan gaya ketawa Mbah Surip, saya yang masih tak percaya bahwa selama ini saya dan juga sebagian besar wartawan ternyata salah dalam menuliskan usia si Mbah Surip, makin mendekat ke arah nisan.
Benar, ternyata! Jika demikian... wah, ternyata saya telah benar-benar ngacau dalam menuliskan usia Simbah. Ternyata... usia Simbah belum terlalu tua. Dia masih 52 umurnya. Asem! Dan ini dibenarkan oleh Nyonya Soeharti, adik kandung Mbah Surip yang kelahiran tahun 1960.
Tapi bukan Mbah Surip namanya jika tak bikin penasaran. Lebih-lebih jika itu berkait dengan masalah pribadinya. Saya kira sangat sedikit kawan-kawan dekatnya yang tahu persis berapa usianya, berapa jumlah anaknya, siapa nama mantan istrinya, berapa rupiah yang telah ia terima dari produsernya setelah lagu "Tak Gendong" meledak... dan masih berderet pertanyaan yang tak terjawab dari mulut Mbah Surip hingga ia tutup usia. [ Kompas.com ]
READ MORE - Mbah Surip Lahir Tanggal 06 Mei 1957
Bams Samson, Penghinaan Terhadap Indonesia
Saat melakukan show di luar negeri, sering kali Bams mendengar pendapat miring tentang Indonesia dan mirisnya hal tersebut justru dikatakan warga Indonesia sendiri. "Kalau mendengar Indonesia dijelek-jelekan, langsung gue bantah. Ada perasaan kesal kalau Indonesis dianggap buruk," ujar Bams di sela Inbox Awards, di Taman Buah Mekar Sari, Bogor, Sabtu (8/8).
Menurut Bams, meski belakangan ini banyak kalangan yang meragukan keamanan di Indonesia, Bams menilai, Indonesia masih dalam keadaan aman. Dirinya juga sering kali meyakinkan teman-temanya yang berada di luar negeri, bahwa Indonesia aman.
Sebagai warga negara Indonesia, Bams merasa bangga atas keberhasilan aparat kepolisian yang melumpuhkan orang yang mengklaim Noordin M Top, dalam sebuah penggerebekan di Temanggung, Jawa Timur. "Di luar masalah politik, gue salut sama kinerja polisi, mereka bisa menangkap orang yang dianggap sebagai biang teroris," ujarnya.
Bams juga berharap, semua kegiatan terorisme di Indonesia benar-benar berakhir. "Kejadian terorisme, jangan sampai terulang. Polisi dan masyarakat harus bekerja sama untuk mencegahnya," tukas Bams. [ kompas.com ]
READ MORE - Bams Samson, Penghinaan Terhadap Indonesia
Makam WS Rendra Dan Makam Mbah Surip
Saat ini jenazah WS Rendra sudah disemayamkan di rumah utama Bengkel Teater miliknya di Depok, Jawa Barat. "Jika Allah memperkenankan, jika keluarga kumpul akan segera dimakamkan. Jika belum kita tunggu sampai ba'da Jumat," kata ustad, Muhammar Muchtar Hussein, Jumat 7 Agustus 2009.
Jenazah Rendra akan dimakamkan satu komplek dengan makam Mbah Surip. Menurut salah seorang penggali kubur, lokasi tepatnya, satu level di atas makam Mbah Surip di pemakaman yang konturnya berundak itu. Saat ini makam Rendra sedang digali. Lokasi pun sudah dipagari, tenda pun telah didirikan.
Rendra akan dimakamkan siang ini, sementara tanah makam Mbah Surip belum lagi kering. Bunga ucapan duka cita atas kepergian Mbah Surip pun masih banyak di dekat kuburnya.
WS Rendra alias Si Burung Merak lahir di Solo pada 7 November 1935, terlahir sebagai Katolik dari pasangan R Cyprianus Sugeng Brotoatmodjo, seorang guru dan Raden Ayu Catharina Ismadillah, penari serimpi di keraton Surakarta.
Bakatnya di bidang sastra sudah terlihat sejak beliau duduk di bangku SMP lewat kemampuannya menulis puisi, cerita pendek dan drama dalam berbagai kegiatan sekolahnya. Kaki Palsu adalah drama pertamanya yang dipentaskan ketika ia masih duduk di SMP dan Orang-orang di Tikungan Jalan adalah drama pertamanya yang mendapat penghargaan.
Syair, puisi, adalah nafas Rendra, dia tak pernah berhenti berkarya. Rendra juga aktif mengikuti festival-festival di luar negeri, di antaranya The Rotterdam International Poetry Festival (1971 dan 1979), The Valmiki International Poetry Festival, New Delhi (1985), Berliner Horizonte Festival, Berlin (1985), The First New York Festival Of the Arts (1988), Spoleto Festival, Melbourne, Vagarth World Poetry Festival, Bhopal (1989), World Poetry Festival, Kuala Lumpur (1992), dan Tokyo Festival (1995).
Tahun 1967, Rendra kemudian mendirikan Bengkel Teater di Yogyakarta. Ia kemudian juga membangun Bengkel Teater Rendra di Depok, yang masih eksis hingga saat ini. [VIVAnews ]
READ MORE - Makam WS Rendra Dan Makam Mbah Surip
Antara Rendra dan Mbah Surip
Di mata pengamat politik yang juga penggemar berat karya-karya Rendra, Yudi Latif, kedua seniman berbeda nasib ini saling melengkapi.
Ditemui saat melayat WS Rendra di Bengkel Teater, Jumat 7 Agustus 2009, Yudi mengaku kehilangan dua 'sosok' besar yang pergi di usia yang tidak muda lagi. Rendra menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 22.00 WIB, Kamis 6 Agustus 2009. Sedangkan Mbah Surip pada pukul 10.30 WIB, Selasa 4 Agustus 2009.
"Mbah Surip dan WS Rendra saling melengkapi. Mbah Surip adalah bahan material WS Rendra. Mbah Surip perwakilan seniman yang senang menggelandang yang tidak dapat perhatian dari atas. Rendra dalam hal ini menjadi juru bicaranya Mbah Surip, 'gelandangan' di negara ini yang tidak pernah diperhatikan," tutur Yudi.
Dalam kaca mata Mbah Surip, negara ini sangat menakutkan. Berbeda dengan Rendra yang kerap mendapat penghargaan, Mbah Surip minim akan hal itu.
"Tapi dia sudah mendapat penghargaan dari apreasi yang diberikan masyarakat. Banyaknya uacapan bela sungkawa, dan RBT-nya yang diunduh banyak orang. Itu tanda kepedulian masyarakat pada beliau karena karya seninya yang tulus," katanya.
Sedangkan Rendra adalah penjaga dan pewaris buda yang merupakan ikon penting dalam hal menjaga seni budaya dan dunia politik sosial.
Sebagai seniman, Rendra merupakan penawar publik, penyampai pesan dari atas ke bawah yang meninggalkan jejak besar di segala lapisan.
"Dia itu seperti garam, dia luar biasa. Walau tidak kelihatan, hasilnya memberikan citra rasa," kata Yudi. Saking terpengaruhnya dengan karya dan ide-ide Rendra, Yudi memberikan nama putrinya Matahari Kesadaran yang dikutip dari puisi Rendra. [ VIVAnews ]
READ MORE - Antara Rendra dan Mbah Surip