Showing posts with label VIVAnews. Show all posts
Showing posts with label VIVAnews. Show all posts

Sensasi Tom Cruise

Sensasi Tom Cruise. Tom Cruise dikenal sebagai aktor yang jarang membuat sensasi. Dia juga terkenal sebagai suami dan ayah yang baik. Banyak yang penasaran dengan kehidupan pribadi aktor ganteng tersebut.

Tak heran bila banyak yang ingin mengorek kehidupan aktor itu lebih dalam lagi. Salah satunya Jay Leno. Dia memberikan pertanyaan kepada Tom Cruise apakah dirinya sangat menikmati tarian erotis saat berkunjung ke klub penari striptis.

Jawaban yang keluar dari mulut mantan suami Nicole Kidman ini sungguh mengejutkan. Tom mengaku dirinya belum pernah mengunjungi klub-klub erotis tersebut. Agar orang percaya dengannya, aktor tampan ini juga bersumpah saat menjawab pertanyaan tersebut.

"Sesungguhnya saya belum pernah ke sana. Sumpah, jika saya pergi ke klub itu saya akan bercerita dan bilang tentu saya pergi ke sana. Maaf telah mengecewakanmu," kata Tom kepada Jay seperti dikutip dari Showbizspy, Kamis 17 September 2009.

Belum puas, Jay Leno kembali mengajukan pertanyaan. Dia memberi pertanyaan kepada suami Katie Holmes tersebut. Jay Leno bertanya dan meminta Tom untuk memilih. Pertanyaannya adalah lebih asyik mana terbang atau seks.

Ayah dari Suri Cruise itu langsung menjawab pertanyaan tersebut. Dia mengaku tak bisa memilih diantara dua hal tersebut.

"Kamu tahu, saya tidak tahu. Buat saya seks seperti terbang. Saya mencoba untuk tidak melampaui batas. Jadi saya tidak tahu," tandasnya santai. [ vivanews.com ]


READ MORE - Sensasi Tom Cruise

Soraya Abdullah

Soraya Abdullah. Soraya Abdullah sudah meninggalkan hingar-bingar den keglamoran dunia artis. Setelah mengikuti pengajian Abu Jibril, ayah tersangka teroris Mohammad Jibril, Soraya berubah total.

Wanita bernama lengkap Soraya Abdullah Balvas ini merupakan kelahiran Jakarta, 3 Agustus 1978. Wanita yang akrab dipanggil Aya ini mengawali karir artisnya sebagai bintang iklan.

Jejak dunia model Aya dimulai saat menjadi bintang di iklan mobil Daihatsu Taruna, produk Bayfresh, Nescafe, Vaseline, serta beberapa iklan lain. Merasa di atas angin, perlahan dunia iklan pun ditinggalkan.

Wanita cantik blasteran Arab ini mulai merambah dunia akting, tepatnya sinetron. Sinetron yang dibintang Aya pun sempat melejit, Gerhana II.

Saat itu, Aya memerankan Ratu Medusa, perempuan berambut ular, yang menjadi musuh dari Pierre Roland si Gerhana. Tetapi, saat itu ketenaran nama Aya tidak melampaui si bintang utama, Pierre Roland.

Sukses di dunia akting, tapi tidak di kehidupan pribadi. Di kehidupan rumah tangganya, Aya termasuk yang kurang beruntung. Bahtera rumah tangga bersama pria asal Bali, kandas dalam usia 2,5 tahun saja.

Aya diceraikan. Dia pun syok, dan psikologisnya tergoncang. Bahkan disebutkan, Aya sempat kehilangan pegangan hidup. Alhasil, putri dari Abdullah Saleh Balvas dan Sallymah ini langsung dibawa ke pondok pesantren Al Ihya Bogor.

Kurang lebih 40 hari ibu dari Muhammad Senarai Ikhtiar dan Siti Aisyiah Az-Zahra ini 'mondok' di Al Ihya. Kondisi Aya perlahan-lahan mulai pulih. Sedikit perubahan dari Aya saat keluar dari pesantren.

Anak ketiga dari empat bersaudara ini mulai menutup aurat dengan memakai jilbab. Meski berjilbab dengan aurat tertutup, Aya masih rindu dan kangen dengan dunia artis, terutama akting.

Dengan tampilan berjilbab, rezeki keartisan Aya terus mengalir. Lulusan Akademi Sekretaris Don Bosco ini masih menerima tawaran job di beberapa sinetron. Saat berjilbab, sinetron yang pernah dibintangi Aya antara lain, Hidayah dan Misteri Illahi.

Kini, Aya tidak diketahui keberadaannya. Namanya mencuat karena dikaitkan dengan buron teroris terakhir yang sudah ditangkap polisi, Mohammad Jibril alias Ricky Ardhan. Aya pun memberikan penjelasan soal hubungannya dengan putra Abu Jibril itu.

"Sudah kami sebutkan dalam press conference dan hubungan kami terhadap Akhi Muhammad Jibriel sekedar hubungan bisnis," tulis Soraya dalam surat elektroniknya

Keterangan pers yang dimaksud Soraya adalah rilis tertulis yang dituangkan dalam Sorayaabdullah's blog. Dia juga meminta masyarakat jangan memfitnah dan berprasangka buruk.

"Jangan mudah termakan fitnah, tetap bersabar dalam badai fitnah yang menimpa kaum muslimin," tulis dia. Dalam surat elektroniknya, Soraya juga membantah menghilang setelah aksi bom di hotel JW Marriott dan Ritz Carlton.

"Kami sudah berencana untuk tinggal di luar kota semenjak setahun terakhir, dan pindah semenjak awal mei 2009. Silakan dicek ke ketua DKM setempat," kata dia. [ VIVAnews ]




READ MORE - Soraya Abdullah

Tamara Bleszynski Riwayatmu Kini

Tamara Bleszynski Riwayatmu Kini. Sejak menyandang status janda, kehidupan Tamara Bleszynski tak pernah sepi diterpa gosip tak sedap. Tamara tak marah dengan berbagai gosip tersebut. Tamara memilih untuk tak menanggapi gosip tersebut.

"Kita harus percaya kepada diri sendiri dan tidak takut menghadapi apapun. Apapun yang orang omongin tentang kita, asal kita tahu apa yang kita lakukan itu benar jangan terlalu diambil pusing," kata Tamara saat ditemui di City Walk Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat 7 Agustus 2009.

Tamara tak ingin hidup dan kariernya terganggu hanya gara-gara gosip yang tak bisa dipertanggungjawabkan tersebut. Dia pun lebih suka berkonsentrasi dengan kariernya.

"Hidup penuh perjuangan. Jangan lupa untuk terus berkarya. Itu yang penting. Apapun keputusan yang kita ambil kita harus siap dengan konsekuensinya," imbuhnya.

Tamara mengaku saat ini dirinya sedang menikmati kehidupannya. Apalagi, dirinya baru saja membintangi film layar lebar. Hal itu menjadi kepuasan tersendiri buat Tamara.

"Saya nggak pernah merasa jenuh dalam berperan. Karena saya sudah cinta sekali," tandasnya.

Namun dalam masalah agama Tamara Bleszynski mengaku antusias menyambut datangnya bulan suci ramadan. Artis ini akan sedang mempersiapkan diri menjelang bulan ramadan. Dia mengatakan akan merubah penampilannya.

Menurut Tamara, pada bulan ramadan nanti dirinya akan mengubah gaya busananya. Dia berjanji akan menggunakan busana yang berbeda dari biasanya.

"Gaya busana pasti berubah. Harus disesuaikan juga. Tetapi tidak pakai jilbab. Sekarang belum saatnya. Saya belum siap," kata Tamara saat ditemui di City Walk Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat 7 Agustus 2009 malam.

Pada bulan ramadan tahun ini, Tamara ingin fokus menjalani ibadahnya. Dia berusaha sekuat tenaga agar ibadah tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya.

"Saya sudah mempersiapkan hati dan mental saya. Saya bertekad agar ibadah saya harus lebih baik dari yang kemarin," tekadnya. [VIVAnews ]



READ MORE - Tamara Bleszynski Riwayatmu Kini

Makam WS Rendra Dan Makam Mbah Surip

Makam WS Rendra Dan Makam Mbah Surip. Kurang dari seminggu, Indonesia kehilangan dua maestro. Setelah kepergian Mbah Surip, budayawan Willibrordus Surendra Broto Rendra atau WS Rendra menyusul tutup usia pada Kamis 6 Agustus 2009 pukul 22.05 WIB di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Depok. Rendra meninggal setelah dua bulan terbaring sakit.

Saat ini jenazah WS Rendra sudah disemayamkan di rumah utama Bengkel Teater miliknya di Depok, Jawa Barat. "Jika Allah memperkenankan, jika keluarga kumpul akan segera dimakamkan. Jika belum kita tunggu sampai ba'da Jumat," kata ustad, Muhammar Muchtar Hussein, Jumat 7 Agustus 2009.

Jenazah Rendra akan dimakamkan satu komplek dengan makam Mbah Surip. Menurut salah seorang penggali kubur, lokasi tepatnya, satu level di atas makam Mbah Surip di pemakaman yang konturnya berundak itu. Saat ini makam Rendra sedang digali. Lokasi pun sudah dipagari, tenda pun telah didirikan.

Rendra akan dimakamkan siang ini, sementara tanah makam Mbah Surip belum lagi kering. Bunga ucapan duka cita atas kepergian Mbah Surip pun masih banyak di dekat kuburnya.

******

WS Rendra alias Si Burung Merak lahir di Solo pada 7 November 1935, terlahir sebagai Katolik dari pasangan R Cyprianus Sugeng Brotoatmodjo, seorang guru dan Raden Ayu Catharina Ismadillah, penari serimpi di keraton Surakarta.

Bakatnya di bidang sastra sudah terlihat sejak beliau duduk di bangku SMP lewat kemampuannya menulis puisi, cerita pendek dan drama dalam berbagai kegiatan sekolahnya. Kaki Palsu adalah drama pertamanya yang dipentaskan ketika ia masih duduk di SMP dan Orang-orang di Tikungan Jalan adalah drama pertamanya yang mendapat penghargaan.

Syair, puisi, adalah nafas Rendra, dia tak pernah berhenti berkarya. Rendra juga aktif mengikuti festival-festival di luar negeri, di antaranya The Rotterdam International Poetry Festival (1971 dan 1979), The Valmiki International Poetry Festival, New Delhi (1985), Berliner Horizonte Festival, Berlin (1985), The First New York Festival Of the Arts (1988), Spoleto Festival, Melbourne, Vagarth World Poetry Festival, Bhopal (1989), World Poetry Festival, Kuala Lumpur (1992), dan Tokyo Festival (1995).

Tahun 1967, Rendra kemudian mendirikan Bengkel Teater di Yogyakarta. Ia kemudian juga membangun Bengkel Teater Rendra di Depok, yang masih eksis hingga saat ini. [VIVAnews ]


READ MORE - Makam WS Rendra Dan Makam Mbah Surip

Antara Rendra dan Mbah Surip

Antara Rendra dan Mbah Surip. Dalam hitungan hari, dunia seni Indonesia kehilangan dua senimannya, sang fenomenal Mbah Surip dan Si Burung Merak, WS Rendra. Keduanya sama-sama dimakamkan di areal Bengkel Teater, kawasan Citayam, Bogor.

Di mata pengamat politik yang juga penggemar berat karya-karya Rendra, Yudi Latif, kedua seniman berbeda nasib ini saling melengkapi.

Ditemui saat melayat WS Rendra di Bengkel Teater, Jumat 7 Agustus 2009, Yudi mengaku kehilangan dua 'sosok' besar yang pergi di usia yang tidak muda lagi. Rendra menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 22.00 WIB, Kamis 6 Agustus 2009. Sedangkan Mbah Surip pada pukul 10.30 WIB, Selasa 4 Agustus 2009.

"Mbah Surip dan WS Rendra saling melengkapi. Mbah Surip adalah bahan material WS Rendra. Mbah Surip perwakilan seniman yang senang menggelandang yang tidak dapat perhatian dari atas. Rendra dalam hal ini menjadi juru bicaranya Mbah Surip, 'gelandangan' di negara ini yang tidak pernah diperhatikan," tutur Yudi.

Dalam kaca mata Mbah Surip, negara ini sangat menakutkan. Berbeda dengan Rendra yang kerap mendapat penghargaan, Mbah Surip minim akan hal itu.

"Tapi dia sudah mendapat penghargaan dari apreasi yang diberikan masyarakat. Banyaknya uacapan bela sungkawa, dan RBT-nya yang diunduh banyak orang. Itu tanda kepedulian masyarakat pada beliau karena karya seninya yang tulus," katanya.

Sedangkan Rendra adalah penjaga dan pewaris buda yang merupakan ikon penting dalam hal menjaga seni budaya dan dunia politik sosial.

Sebagai seniman, Rendra merupakan penawar publik, penyampai pesan dari atas ke bawah yang meninggalkan jejak besar di segala lapisan.

"Dia itu seperti garam, dia luar biasa. Walau tidak kelihatan, hasilnya memberikan citra rasa," kata Yudi. Saking terpengaruhnya dengan karya dan ide-ide Rendra, Yudi memberikan nama putrinya Matahari Kesadaran yang dikutip dari puisi Rendra. [ VIVAnews ]



READ MORE - Antara Rendra dan Mbah Surip

WS Rendra Sang Pahlawan Seni

WS Rendra Sang Pahlawan Seni. Bagi para sahabat, seperti Slamet Rahardjo, WS Rendra bagaikan burung merak yang anggun.

WS Rendra yang kerap dijuluki burung merak memiliki artis tersendiri bagi Slamet Rahardjo. "Burung merak itu sangat anggun ketika mengepakkan sayapnya, begitu pula Rendra ketika di panggung menjadi orang yang kharismatik dan anggun."

Semua orang yang mengenal dan dekat dengan WS Rendra, mengakui Rendra kini wafat sebagai seseorang yang berarti dan pahlawan seni.

Karya-karya WS Rendra turut mengingatkan kita akan tidak berpihaknya para penguasa di jaman itu, pada rakyatnya.

"Saya tidak setuju jika WS Rendra saat itu, dikatakan melawan arus, sebenarnya dia adalah orang yang lempeng, yang melawan arus itu justru pemerintahnya," tukas Slamet Rahardjo yang menyesal dirinya tidak sempat menengok almarhum sahabatnya ini saat dirawat di Rumah Sakit. [VIVAnews.com]


READ MORE - WS Rendra Sang Pahlawan Seni