Showing posts with label Musisi. Show all posts
Showing posts with label Musisi. Show all posts

Membangkitkan Kejayaan Musik Keroncong

Membangkitkan Kejayaan Musik Keroncong - Industri musik Indonesia semakin kaya dengan ragam genre musik yang terus berkembang. Mulai dari musik pop, rock,melayu,RnB, bahkan jazz. Namun, dari sekian banyak musik tersebut, tidak ada yang mengembangkan konsep musik keroncong sebagai musik yang sudah menjadi bagian budaya Indonesia. Hal itu yang sangat disayangkan berbagai pihak, termasuk insan musik keroncong itu sendiri.

Mereka terpaku pada kemurnian musik tersebut yang dianggap tidak bisa masuk dalam industri. Tapi belakangan,musisi keroncong yang perah merambah musik pop dan jazz, Mus Mujiono berusaha mengubah image tersebut. Pria yang berhasil mendapat sambutan hangat melalui tembang Hallo Sayangini berusaha memadukan musik keroncong dengan unsur RnB atau jazz.

Perpaduan ini yang diharapkan mengangkat kembali musik keroncong di era modernisasi ini. ”Selama ini image orang itu musik keroncong begitu saja karena musik yang banyak didengar itu musik keroncong asli. Musik yang tidak ada hentakannya,makanya lagu keroncong ini dinikmati dalam keadaan santai,” ungkap pria yang akrab disapa Nono ini.


http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcROVkOvsxb5717KkXcompzUBqnD3QT27tM7ybKBCzsJ65xkWHst


Dengan menghadirkan musik keroncong yang menghentak dengan memadukan genre musik yang sedang berkembang saat ini, Nono yakin akan banyak respon masyarakat yang kembali mengenal musik yang pernah berjaya di era 60-an ini. Untuk tahap awal Nono melakukan duet dengan penyanyi keroncong kenamaan Indonesia Anastasia Astutie. Mereka membuat album keroncong rohani.

Kehadiran lagu tersebut akan menjadi tahap awal berkembangnya keroncong di industri musik Indonesia dewasa ini. ”Memang menjadi tantangan untuk saya memadukan musik keroncong dengan musik lain.Kebetulan saya tidak pernah mengotakkotakkan musik.Jadi,setiap musik yang saya terima dan suka, saya kombinasikan,”ujar Nono.

Sementara itu, Anastasia mengaku tidak bisa memasukan musik yang menjadi pilihannya pada anak muda sekarang. Meski dia telah berusaha memberikan pengaruh tersebut, termasuk pada anak-anaknya. ”Anak saya saja tidak suka menyanyi. Tapi mereka suka dengar. Meski mereka lebih memilih untuk mendengarkan musik yang sedang berkembang.

Tapi kita akan terus mencari bentuk musik keroncong dengan format yang berbeda. Mudah- mudahan akan banyak orang yang suka,”ungkap Anastasia. Bagi pengamat musik Remy Sylado, kehadiran musik keroncong saat ini justru akan mudah diterima masyarakat.Alasannya,musik yang sedang berkembang saat ini,seperti melayu,pop,atau dangdut, memiliki keragaman.

”Karena musiknya sejenis,maka sudah tidak karuan lagi dan kehadiran musik keroncong ini dapat menjadi penghibur yang menaik,” sebutnya. Penyanyi Rafika Duri pun menilai positif lahirnya kembali musik keroncong di zaman yang semakin maju ini.Kehadiran musik yang banyak disukai kalangan tua ini, menurut pelantun tembang Hanya Untukmu ini meramaikan industri musik yang sedang berkembang.

”Saya mendukung musik keroncong ini tampil kembali.Sudah waktunya masyarakat mendengarkan musik yang sudah menjadi bagian budaya Indonesia ini.Jadi,mari kita kembalikan musik asli Indonesia ini,”ujarnya. Menurut Rafika, cara menyanyi lagu-lagu keroncong itu tidak mudah. Dibutuhkan teknik vokal yang mumpuni. Pasalnya, untuk menyanyikan lagu keroncong dibutuhkan cengkok yang baik. ”Saya saja masih harus banyak belajar untuk nyanyi lagu keroncong,”akunya ( seputar-indonesia.com )


READ MORE - Membangkitkan Kejayaan Musik Keroncong

Anggun Adalah Musisi Indonesia Yang Namanya Paling Harum Di Kancah Internasional

Anggun Adalah Musisi Indonesia Yang Namanya Paling Harum Di Kancah Internasional - Kita semua tahu bahwa Anggun adalah musisi Indonesia yang namanya paling harum di kancah internasional. Tapi sebenarnya apa saja yang sudah diraih Anggun sebagai musisi lokal yang berhasil go international? Ini daftarnya.



http://a323.yahoofs.com/ymg/blog_editor/blog_editor-194385544-1305795664.jpg?ymQBnCFDtBnYuiZ2
Anggun saat tampil di Festivalbar Music Festival di Italia, Juni 2005. Foto oleh Giuseppe Cacace/ GettyImages


1. Anggun adalah artis Indonesia yang albumnya paling banyak terjual di luar negeri. Ia juga merupakan salah satu musisi Asia yang paling laris dieksport. Albumnya terjual sebanyak 3 juta kopi di dunia Barat.


2. Anggun adalah satu-satunya artis Indonesia yang pernah masuk nominasi French Music Awards, Danish Film Award (untuk kategori Best Soundtrack), dan satu-satunya musisi Indonesia yang pernah tampil di World Music Awards di Monako.


3. Anggun adalah satu-satunya artis Indonesia yang pernah mendapatkan penghargaan Medal of Arts & Culture Knights dari Kementrian Kebudayaan Perancis.


4. Anggun adalah satu-satunya artis Indonesia sekaligus artis yang beragama Islam yang pernah bertemu dan menyanyi di hadapan mendiang Paus John Paul II.


5. Anggun adalah satu-satunya artis Indonesia yang pernah merilis albumnya di Amerika Serikat dan tampil di acara televisi ternama seperti The Rosie O'Donnell Show.


6. Anggun adalah satu-satunya artis Indonesia yang pernah mengisi soundtrack film Hollywood ("Transporter II"). Film ini kemudian meraih posisi nomor satu di box office Amerika Serikat.


7. Anggun adalah satu-satunya artis Indonesia yang memiliki lagu hits nomor 1 di Perancis, Belgia, Swiss, Portugal, Spanyol, Italia, dan Indonesia.


8. Anggun adalah satu-satunya artis Indonesia yang pernah tampil bersama sejumlah musisi internasional papan atas seperti Julio Iglesias, Bryan Adams, Pras dari The Fugees, dan Michael Bolton.


9. Anggun adalah satu-satunya artis Indonesia yang pernah dikontak PBB untuk menjadi juru bicara. Selain pernah jadi duta di bidang kredit mikro, Anggun kini menjabat sebagai juru bicara PBB untuk masalah kelaparan.


10. Ban Ki Moon (Sekjen PBB) secara pribadi menulis surat kepada Anggun, mengundangnya untuk datang ke New York menghadiri acara The World's Leader Forum. ( omg.yahoo.com )



READ MORE - Anggun Adalah Musisi Indonesia Yang Namanya Paling Harum Di Kancah Internasional