Showing posts with label Soraya Abdullah. Show all posts
Showing posts with label Soraya Abdullah. Show all posts

Soraya Abdullah

Soraya Abdullah. Soraya Abdullah sudah meninggalkan hingar-bingar den keglamoran dunia artis. Setelah mengikuti pengajian Abu Jibril, ayah tersangka teroris Mohammad Jibril, Soraya berubah total.

Wanita bernama lengkap Soraya Abdullah Balvas ini merupakan kelahiran Jakarta, 3 Agustus 1978. Wanita yang akrab dipanggil Aya ini mengawali karir artisnya sebagai bintang iklan.

Jejak dunia model Aya dimulai saat menjadi bintang di iklan mobil Daihatsu Taruna, produk Bayfresh, Nescafe, Vaseline, serta beberapa iklan lain. Merasa di atas angin, perlahan dunia iklan pun ditinggalkan.

Wanita cantik blasteran Arab ini mulai merambah dunia akting, tepatnya sinetron. Sinetron yang dibintang Aya pun sempat melejit, Gerhana II.

Saat itu, Aya memerankan Ratu Medusa, perempuan berambut ular, yang menjadi musuh dari Pierre Roland si Gerhana. Tetapi, saat itu ketenaran nama Aya tidak melampaui si bintang utama, Pierre Roland.

Sukses di dunia akting, tapi tidak di kehidupan pribadi. Di kehidupan rumah tangganya, Aya termasuk yang kurang beruntung. Bahtera rumah tangga bersama pria asal Bali, kandas dalam usia 2,5 tahun saja.

Aya diceraikan. Dia pun syok, dan psikologisnya tergoncang. Bahkan disebutkan, Aya sempat kehilangan pegangan hidup. Alhasil, putri dari Abdullah Saleh Balvas dan Sallymah ini langsung dibawa ke pondok pesantren Al Ihya Bogor.

Kurang lebih 40 hari ibu dari Muhammad Senarai Ikhtiar dan Siti Aisyiah Az-Zahra ini 'mondok' di Al Ihya. Kondisi Aya perlahan-lahan mulai pulih. Sedikit perubahan dari Aya saat keluar dari pesantren.

Anak ketiga dari empat bersaudara ini mulai menutup aurat dengan memakai jilbab. Meski berjilbab dengan aurat tertutup, Aya masih rindu dan kangen dengan dunia artis, terutama akting.

Dengan tampilan berjilbab, rezeki keartisan Aya terus mengalir. Lulusan Akademi Sekretaris Don Bosco ini masih menerima tawaran job di beberapa sinetron. Saat berjilbab, sinetron yang pernah dibintangi Aya antara lain, Hidayah dan Misteri Illahi.

Kini, Aya tidak diketahui keberadaannya. Namanya mencuat karena dikaitkan dengan buron teroris terakhir yang sudah ditangkap polisi, Mohammad Jibril alias Ricky Ardhan. Aya pun memberikan penjelasan soal hubungannya dengan putra Abu Jibril itu.

"Sudah kami sebutkan dalam press conference dan hubungan kami terhadap Akhi Muhammad Jibriel sekedar hubungan bisnis," tulis Soraya dalam surat elektroniknya

Keterangan pers yang dimaksud Soraya adalah rilis tertulis yang dituangkan dalam Sorayaabdullah's blog. Dia juga meminta masyarakat jangan memfitnah dan berprasangka buruk.

"Jangan mudah termakan fitnah, tetap bersabar dalam badai fitnah yang menimpa kaum muslimin," tulis dia. Dalam surat elektroniknya, Soraya juga membantah menghilang setelah aksi bom di hotel JW Marriott dan Ritz Carlton.

"Kami sudah berencana untuk tinggal di luar kota semenjak setahun terakhir, dan pindah semenjak awal mei 2009. Silakan dicek ke ketua DKM setempat," kata dia. [ VIVAnews ]




READ MORE - Soraya Abdullah

Ancaman Soraya Abdullah

Ancaman Soraya Abdullah. Nama Soraya Abdullah jadi makin melejit seiring 'hilangnya' dia dari peredaran. Bukan hanya itu, namanya kian meroket setelah dihubung-hubungkan dengan jaringan teroris yang menghantui negara belakangan ini. Namun kini Soraya muncul lagi. Meski bukan langsung berhadapan dengan media, tapi ia menegaskan ada beberapa aturan dan batasan yang ingin diungkapkannya.

Dituturkan mantan model cantik ini, perginya ia dari kediamannya sendiri bukan tanpa alasan. Semua dilakukan atas kepentingan dua buah hatinya. Ia pun meminta maaf jika kepergiannya justru menimbulkan kontroversi dan berita yang tidak-tidak.

"Kami memohon maaf kepada seluruh rekan rekan wartawan media cetak dan elektronik, atas keterlambatan statement ini. Dikarenakan minimnya media informasi di lingkungan kami saat ini," katanya lewat pernyataan pers yang dikutip KapanLagi.com lewat http://sorayaabdullah.multiply.com/.

Demi perkembangan kebaikan anak-anak, lanjut Soraya, ia dan keluarga sepakat untuk menyingkirkan radio, televisi, dan lainnya. Ia hanya menyediakan CD player yang digunakan untuk syariah agama. "CD Player yang hanya kami gunakan untuk melantunkan ayat-ayat suci Al Quran. Kami sekedar mengkhawatirkan pula, fitnah ini juga mempengaruhi jiwa anak-anak kami," jelasnya.

Di samping itu, Soraya juga menegaskan kepada seluruh rekan media cetak maupun elektronik untuk tidak lagi menampilkan foto-foto dirinya dalam keadaan tidak berjilbab (bercadar). Ia mengancam akan mengambil langkah hukum jika larangan itu masih dilanggar.

"Di dunia kami akan menuntut secara hukum atas penampilan foto tanpa izin kami. Kami tekankan bahwa kami sudah berlepas dari dunia artis yang penuh fitnah dan malapetaka, kami bersyukur menggantinya dengan kehidupan Islam yang menyejukkan dan damai," tegasnya.

Hingga saat ini keberadaan Soraya dan keluarga masih belum jelas. Ia hanya mengungkapkan lewat pernyataannya jika saat ini keluarganya berada di suatu tempat yang lebih damai dan bisa beribadah dengan tenang [ kapanlagi.com ]



READ MORE - Ancaman Soraya Abdullah

Klarifikasi Soraya Abdullah Via Email

Klarifikasi Soraya Abdullah Via Email. Hilangnya Soraya Abdullah sejak insiden bom di dua hotel besar di Mega Kuningan beberapa waktu lalu sempat menghebohkan. Nama mantan bintang sinetron ini jadi dikait-kaitkan dengan aksi teroris yang belakangan terjadi di Indonesia. Dan kini Soraya muncul kembali. Melalui statement yang dirilis via internet, Soraya mengungkapkan jika hilangnya dia memang disengaja.

"Terkait dengan kepergian kami semenjak beberapa waktu silam. Kami informasikan bahwa kepergian kami sekedar untuk menunaikan kewajiban orang tua terhadap pendidikan anaknya untuk memilihkan yang terbaik," kata Soraya lewat pernyataannya di http://sorayaabdullah.multiply.com/.

Dikatakannya, atas dasar rasa cinta terhadap anak-anak terkait kesehatan pergaulan mereka, maka Soraya dan keluarga memutuskan untuk pindah sejak awal bulan Mei 2009 lalu. Semua itu sudah dikonsultasikan kepada keluarga semenjak satu tahun terakhir.

"Kekhawatiran kami terhadap pergaulan yang tidak sehat terhadap anak-anak kami, dan berbagai macam dampak mudharat (buruk) terhadap keduanya," ujar Soraya.

Selain itu, kepergiannya juga bukan sengaja tidak pamitan. Ia mengaku sudah berusaha menemui RT/RW setempat. Namun, karena keterbatasan waktu, jadinya ia tidak sempat izin dan langsung pergi begitu saja. "Berhubung kendala waktu (beliau hanya bisa ditemui pada malam hari saja, sedangkan kami -sebagai seorang muslimah yang berusaha menjaga kehormatan diri- hanya bisa keluar siang) akhirnya kami gagal menemuinya. Kemudian kami berpamitan kepada salah satu pengurus DKM (Dewan Kesejahteraan Masjid) setempat," jelasnya.

Di Jakarta pula, lanjut Soraya, ia dan keluarganya sudah merasa jenuh dan kurang berkonsentrasi ibadah. Ia takut jika terus-menerus demikian, ia dan keluarga tidak bisa mempertanggungjawabkannya di hadapan Yang Maha Kuasa. "Karena suatu saat nanti, kami akan dimintai pertanggungjawaban atas pendidikan buah hati kami di hadapan Allah kelak," urainya.

"Alhamdulillah, kini kondisi kami sekeluarga dalam keadaan tenang. Berkonsentrasi untuk mendidik buah hati kami dengan naungan Al Quran dalam setiap saat. Menjadikan ananda sebagai anak sholeh/sholeha yang terbebas dari lingkungan yang tidak Islami," sambung Soraya yang hingga saat ini masih belum diketahui di mana keberadaannya. [ kapanlagi ]



READ MORE - Klarifikasi Soraya Abdullah Via Email