Showing posts with label Fakta Menarik. Show all posts
Showing posts with label Fakta Menarik. Show all posts

Inilah Indonesia Yang Sesungguhnya

Inilah Indonesia Yang Sesungguhnya - kita sebagai orang asli indonesia tentunyA punya ciri khas sebagai orang indonesia..apa saja itu?
  1. “Kapan libur?” merupakan suatu pertanyaan yang sangat sering ditanyakan oleh orang Indonesia
  2. Anak-anak kecil di Indonesia lebih hafal lagu-lagu pop, rock, dan semacamnya daripada lagu-lagu wajib nasional Indonesia (bahkan lagu Indonesia Raya)
  3. Ancol selalu ramai di hari Lebaran dan Tahun Baru
  4. Artis-artis Indonesia yang sudah kurang laku, mencoba peruntungan di dunia politik
  5. Bahasa gaul dan bahasa SMS adalah salah satu bahasa wajib di Jakarta
  6. Banyak orang yang tidak membeli karcis KRL Ekonomi, padahal harganya rata-rata hanya berkisar antara Rp1.500,00 – Rp2.500,00
  7. Banyak yang menuntut hak padahal mereka belum melakukan kewajiban
  8. Berbicara dengan bahasa daerah di tengah-tengah orang-orang yang tidak mengerti bahasa tersebut adalah suatu kepuasan batin
  9. Cinta ditolak? Dukun bertindak!
  10. Dangdut sangat digemari oleh masyarakat luas
  11. Di Indonesia, seseorang bisa jatuh pingsan ketika bertemu dengan idolanya
  12. Di Indonesia, setiap guru Bahasa Indonesia memiliki persepsi yang berbeda-beda tentang Bahasa Indonesia, tidak ada yang sama. Jawaban mengenai satu soal EYD (misalnya) bisa menjadi sangat rumit dan beragam (berbeda-beda) bila ditanyakan oleh guru-guru Bahasa Indonesia dari Sabang sampai Merauke
  13. Di setiap pesantren, Kiyai tidak pernah salah
  14. Di setiap truk-truk pengangkut barang biasanya terdapat gambar-gambar lukisan wanita di bagian belakang
  15. Di universitas-universitas di Indonesia banyak remaja yang berminat belajar di Fakultas Hukum
  16. Diberhentikan oleh polisi lalu lintas berarti harus siap-siap merogoh kocek Anda
  17. Dufan adalah tempat yang cocok untuk berbagai masalah asmara dan percintaan
  18. Film horor selalu menjadi suatu tontonan yang ramai ditonton
  19. Hampir 80% tayangan stasiun televisi swasta di Indonesia adalah sinetron-sinetron yang tidak mendidik
  20. Hampir semua orang menyukai masakan Padang
  21. Hampir tidak ada orang yang mengatakan “naik bus Transjakarta”, tapi orang-orang akan mengatakan, “naik Busway”
  22. Hukum di Indonesia sangat payah
  23. Iklan-iklan SMS registrasi sangat mewabah di Indonesia
  24. Jakarta itu keras
  25. Jakarta selalu banjir
  26. Jakarta selalu macet
  27. jalan-jalan berlubang di Jakarta dan sekitarnya rata-rata baru diperbaiki ketika akan ada pemilihan lurah, camat, walikota, atau gubernur
  28. Kata-kata yang sangat mudah diucapkan oleh orang Indonesia adalah kata “maaf” (tapi kemudian diulangi lagi)
  29. Kebiasaan orang Jakarta salah satunya adalah pergi mudik ketika mendekati Lebaran dan kemudian membawa sanak saudara lainnya dari kampung untuk ikut tinggal di Jakarta
  30. Kebutuhan paranormal di Indonesia tidak akan pernah habis
  31. Kebutuhan sex remaja semakin meningkat
  32. Kehidupan malam di Jakarta sangat “wow”
  33. Kejujuran adalah hal yang kurang populer di negeri ini
  34. Ketika perut kosong, orang-orang bisa menjadi anarkis, tapi akan menjadi kalem bila perut sudah terisi
  35. Korupsi adalah hal yang lazim di Indonesia
  36. Korupsi tidak selalu identik dengan uang
  37. Koruptor punya link yang sangat bagus sehingga tidak perlu khawatir akan tindakannya
  38. KRL Ekonomi di Jakarta selalu penuh sesak di pagi hari
  39. KRL terlambat bukan suatu masalah baru
  40. Liburan ke Bali berarti orang kaya
  41. Mayoritas mahasiswa hobi berdemo
  42. Maling ayam biasanya dihabisi dan dipukuli oleh masyarakat (paling parah dibakar)
  43. Masalah penipuan, pembajakan, dan pemalsuan, Indonesia ahlinya!
  44. Masalah-masalah di Indonesia tidak pernah selesai karena di Indonesiaberlaku tiga macam sudut pandang, yaitu dari sisi teologi (agama), metafisik (supranatural), dan ilmiah, sedangkan negara-negara maju tidak lagi memandang suatu masalah dari sudut pandang metafisik dan teologi, hanya dari masalah ilmiah saja. Ketiga sudut pandang ini tidak akan pernah bisa menyatu, itulah salah satu alasan mengapa Indonesia tidak maju-maju
  45. Maskapai penerbangan Indonesia sangat berani terbang bahkan dalam kondisi terburuk sekalipun
  46. Masyarakat muslim di Indonesia tidak pernah merayakan sholat Idul Fitri secara serempak karena masing-masing merasa paling pintar dan paling benar
  47. Mayoritas supir-supir angkutan umum di Jakarta adalah oran Batak dan orang Minang
  48. Menambahkan gelar “haji” setalah pergi ke Tanah Suci adalah suatu keharusan
  49. Mengemis adalah salah satu pekerjaan para perantau yang kurang berhasil di Jakarta
  50. Mengerjai junior ketika ospek merupakan suatu kesenangan dan kepuasan tersendiri bagi para senior
  51. Mengucapkan janji sangatlah mudah, tapi melaksanakannya?
  52. Menjadi rombongan kampanye suatu partai adalah salah satu hobi masyarakat Indonesia
  53. Merokok di tempat umum (bahkan dalam angkatan umum) adalah biasa dan terkesan tidak mengganggu sekitar
  54. Metode menyontek di kalangan pelajar semakin lama semakin berkembang dan canggih
  55. Musuh nomor satu angkutan umum adalah pengendara motor
  56. Musuh para pengendara mobil adalah segala angkatan umum ditambah pengendara motor
  57. Ngekost berarti bebas dari kekangan orang tua
  58. Orang Indonesia adalah orang-orang yang selalu merasa lebih pintar dari orang lain
  59. Orang Indonesia adalah orang-orang yang selalu merasa lebih religius dari orang lain
  60. Orang Indonesia adalah orang-orang yang selalu merasa lebih tahu segalanya
  61. Orang Indonesia adalah orang-orang yang selalu merasa yang paling benar
  62. Orang Indonesia adalah orang-orang yang selalu protes
  63. Orang Indonesia adalah orang-orang yang tidak bisa menerima kekalahan dengan lapang dada
  64. Orang Indonesia adalah orang-orang yang tidak takut mati
  65. Orang Indonesia adalah orang-orang yang unik yang masih ada di dunia ini
  66. Orang Indonesia gemar mencaci maki dengan kata-kata kotor, seperti: A****g! B**i! M****t! T*i! Dan kata-kata kotor lainnya yang berhubungan dengan alat vital manusia
  67. Orang Indonesia gemar menggunakan istilah asing dalam berbagai percakapan
  68. Orang Indonesia kadang lebih Inggris daripada orang Inggris sendiri
  69. Orang Indonesia sangat menyukai junk food
  70. Orang Indonesia bahkan lebih Arab daripada orang Arab itu sendiri
  71. Orang Indonesia selalu mengeluh, tapi tidak pernah mau bertindak
  72. Orang Indonesia selalu membuat hal sederhana menjadi hal yang rumit
  73. Orang Indonesia tidak pernah mau belajar dari kesalahan dan terus mengulangi kesalahan-kesalahan tersebut
  74. Orang Indonesia tidak pernah mau mengerti dan menghargai orang lain
  75. Orang-orang cinta Jakarta sekalipun hidupnya tidak tenang di kota ini
  76. Orang-orang dulu mendukung SBY, tapi ketika jadi presiden, tidak sedikit orang yang menghinanya bahkan minta turun dari jabatannya, tapi yakinlah, ketika pemilu nanti orang-orang akan kembali memilih SBY
  77. Orang-orang Indonesia senang membuang kata-kata “jangan”, seperti JANGAN MEMBUANG SAMPAH SEMBARANGAN, menjadi buang sampah sembarangan, lalu, JANGAN MENYELAK, menjadi menyelak, JANGAN MENYONTEK, menjadi menyontek, dan sebagainya
  78. Orang-orang yang duduk di DPR tidak pernah merasa cukup dengan gaji yang diterimanya
  79. Orang-orang yang duduk di lembaga legislatif negara sangat gemar melakukan kegiatan studi banding di negara-negara lain
  80. Orang-orang yang sportif adalah kaum minoritas
  81. Pengendara motor selalu ada di barisan terdepan di lampu merah
  82. Pengendara motor selalu kabur ketika melakukan kesalahan
  83. Pengendara motor selalu lebih galak walaupun sebenarnya dia yang salah
  84. Pengendara motor selalu tergesa-gesa seperti dikejar setan
  85. Pengendara motor tidak pernah mau disalahkan
  86. Pengendara motor tidak pernah mau mengalah
  87. Pengendara motor tidak pernah taat aturan
  88. PNS adalah salah satu pekerjaan yang diminati masyarakat Indonesia
  89. Prinsip “mangan ora mangan yang penting ngumpul” sangat berlaku diJakarta
  90. Rasa kesukuan di Indonesia sangat kuat daripada rasa nasionalisme terhadap Indonesia sendiri
  91. Rata-rata orang Indonesia pelit (bukan hemat)
  92. Rata-rata orang Indonesia selalu meninggikan anak-anak IPA dan menganggap remeh anak-anak IPS (padahal mayoritas anak IPA ketika kuliah nantinya memilih IPS)
  93. Rata-rata wanita Indonesia sangat senang bila mempunyai pacar orang asing (bule)
  94. Reformasi sangat dijunjung tinggi di negeri ini
  95. Remaja wanita sangat menyukai film horor
  96. Salah satu pemikiran remaja-remaja Indonesia adalah, free sex? Why not? Yang penting save sex
  97. Salah satu prinsip orang yang punya kekuasaan atau memiliki peran yang penting dalam sautu hal adalah, “Kalau bisa dipersulit, kenapa harus dipermudah? Kalau bisa diperlambat, kenapa harus dipercepat?”
  98. Semua restoran, rumah makan, dan warung makan pasti akan selalu ramai di saat waktu berbuka puasa di bulan Ramadhan
  99. Seni dari naik KRL Ekonomi adalah ketika orang tersebut bisa duduk di atas atap gerbong kereta dengan nyaman
  100. Ssepeda motor adalah kendaraan favorit masyarakat Jakarta ( forum.detik.com )

Blog : Selebrity


READ MORE - Inilah Indonesia Yang Sesungguhnya

Misteri 'Perang Dukun' di Balik Arena PON?

Misteri 'Perang Dukun' di Balik Arena PON? -- Olahraga biasanya identik kekuatan fisik, taktik dan persaingan yang sportif. Namun untuk di Indonesia, khususnya selama penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau 2012, kekuatan fisik tidak cukup untuk menghadapi pertandingan.

Mengingat ada beberapa atlet dari beberapa kontingen yang mengalami hal-hal yang di luar dari logika. Dari informasi yanhg dihimpun Tribun, dari sumber yang minta dirahasiakan namanya, diketahui praktik-praktik tersebut terlihat jelas dari semua cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan di beberapa venue. Dan lebih dominan menjelang babak perempat final, hingga final.



http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/Dukun-santet.jpg


Salah satunya seperti yang terlihat di pertandingan cabang olahraga dayung dan ski air yang mengalami hal-hal aneh dan janggal.

"Kemarin, saat atlet kita bertanding di ski air sangat terlihat jelas. Atlet kita mau main, tiba-tiba saja cuaca berubah sangat drastis, bahkan angin kencang dan gelombang naik. Padahal sebelumnya cuacanya panas terik. Saat matras dibuka di bawahnya penuh kembang sesajian. Ada pula atlet renang yang saat start tidak terjun ke air tapi hanya bisa termenung di atas," terangnya.

Hal yang sama juga terjadi di cabor dayung, di mana atlet yang bertugas sebagai tekong, tiba-tiba saja mengalami pingsan menjelang 5 meter lagi mencapai garis finish.

"Bayangkan saja, saat sebelum tanding, tekongnya sehat bugar dan tidak mengeluhkan sakit apapun, eh... tiba-tiba pingsan di perahu. Padahal saat itu kita sudah memimpin di posisi pertama," ungkapnya.

Akibatnya, kecepatan tim dragon boat Kepri tak tentu arah. Dragon boat arahnya seperti ular tak menentu, semangat para atlet tak bergairah.

"Bukan Kepri saja yang terkena hal tersebut, kontingen Kalimatan Selatan juga kena, namun mereka memiliki penangkalnya ada, jadi atletnya tidak jadi masalah. Kalimatan Selatan menganjurkan tim Kepri untuk mencari orang pintar, agar bisa bertanding dengan semestinya," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KONI Kepri, Nur Syafriadi membenarkan akan adanya aksi dukun atau 'orang pintar'. Yang turut bermain dalam beberapa cabang olahraga.

Khusus yang terjadi di Alamioleh atlet Dayung Kepri tersebut, Nur mengatakan bahwa memang di daerah pedalaman Riau seperti daerah Kuantan Singingi masih banyak orang yang masih percaya dan menggunakan aksi-aksi tersebut memenangkan sesuatu lomba.

"Namun bagi kami tim Kepri, kita tidak melakukan hal yang sama, kita hanya berserah diri kepada Allah SWT saja, dan Tawakallahi la haula wala quata illa billah," ungkapnya ( tribunnews.com )


Blog : Selebrity
Post : Misteri 'Perang Dukun' di Balik Arena PON?


READ MORE - Misteri 'Perang Dukun' di Balik Arena PON?

David Cameron Si Pengundang Gempa

David Cameron Si Pengundang Gempa - Kedatangan Perdana Menteri Inggris David Cameron, ternyata tidak sekedar disambut Presiden RI Susilo bambang Yudhoyono. Kira-kira setengah jam dari kedatangannya gempa berkekuatan 8,5 skala richter menyambut kehadiran Cameron di Indonesia.

Sebelumnya Duta Besar Inggris untuk Indonesia Mark Canning menjelaskan, salah satu tujuan kunjungan Perdana Menteri David Cameron ke Indonesia adalah untuk memperkuat hubungan bilateral terutama di bidang ekonomi melalui investasi dan perdagangan.

Akan tetapi, dengan munculnya gempa yang mengiringi kedatangan Cameron, sebagai Muslim kita perlu mengambil ibroh (pelajaran) dari peristiwa yang ditakdirkan oleh Allah dengan adanya gempa di wilayah aceh, Medan, dan Sumatera sekitarnya dan patut curiga dengan tujuan dari kehadiran pemimpin negara imperialis Inggris ini.


http://static.arrahmah.net/images/_t/r_w_285/stories/2012/04/cameron.jpeg


Inggris merupakan negara yang terlibat aktif memusuhi umat Islam, dosa-dosa Pemerintah Inggris cukup banyak kepada Islam dan Umat Islam. Bahkan, baru-baru ini Pengadilan "HAM" Eropa, Grand Chamber telah mendukung ekstradisi sejumlah tahanan Muslim seperti Syaikh Abu Hamza dan empat Muslim lainnya termasuk Babar Ahmad dari Inggris ke Amerika Serikat (AS), yang keduanya adalah negara teror.

Enam saudara Muslim yang didata akan diserahkan ke AS adalah Syaikh Abu Hamza, Harun Rashid Aswat, Babar Ahmad, Syed Talha Ahsan, Khalid al-Fawwaz dan Adel Abdel Bari.

Pengadilan Strasbourg mengklaim bahwa tidak akan ada pelanggaran hak asasi manusia bagi saudara-saudara Muslim yang akan tinggal di tahanan isolasi di penjara "supermax" AS, seperti yang dilansir BBC.

Hakim di Strasbourg mengatakan bahwa mereka akan mempertimbangkan lebih lanjut kasus tersangka lainnya dengan alasan karena "masalah kesehatan mental.

David Cameron, Perdana Menteri Inggris mengatakan bahwa dia "sangat bahagia" mendengar kabar ini, sebagaimana ia bernafsu untuk mengekstradisi saudara-saudara Muslim tak bersalah ini.

"Ini sungguh tepat bahwa kita memiliki proses hukum yang tepat, meskipun terkadang kalian dapat dapat frustasi oleh seberapa lama hal-hal ini diambil," tambah Cameron.

Pihak Cameron menganggap bahwa keputusan pengadilan ini adalah salah satu hal yang paling penting sejak serangan 9/11 karena menyetujui penjara "keamanan maksimum AS" dalam "hak asasi manusia" (baca: penyiksaan tahanan Muslim), yang membuat Inggris lebih mudah untuk mengirim para tahanan Muslim "lebih dekat" dengan rekan-rekannya di penjara biadab AS.

Lebih dari itu, tindakan Inggris yang sempat menyita perhatian Internasional ialah rencana pengekstradisian Syaikh Abu Qatadah Al Filisthini ke Yordania yang dikhawatirkan akan mengancam keselamatan dan keamanan ulama Mujahid ini, hingga Al Qaedah merespon rencana Inggris tersebut dengan mengeluarkan ancaman kepada pemerintah Inggris.

Inggris juga merupakan negara sekutu penting Amerika Serikat yang menginvasi dan menyerang negeri-negeri Muslim di Timur tengah dan di Afghanistan yang menyebabkan ratusn ribu kaum Muslimin kehilangan nyawa dan sanak saudara serta harta benda mereka.

Mungkin ini adalah suatu peringatan dan bentuk kasih sayang Allah kepada Kaum Muslimin agar selalu waspada dan menyadari kedatangan musuh Allah akan membawa kerusakan yang mengiringi kehadirannya.

Seperti program-program kapitalisme yang akan disodorkan pemerintah Inggris ke pemerintah Indonesia yang berpotensi merugikan masyarakat Muslim.

Semoga kaum Muslimin yang ditimpa musibah gempa diberikan kekuatan, kesabaran dan diberikan perlindungan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala. ( arrahmah.com )


READ MORE - David Cameron Si Pengundang Gempa

Beginilah Aksi Para Wanita Tuna Susila (WTS) Berdemontrasi

Beginilah Aksi Para Wanita Tuna Susila (WTS) Berdemontrasi - Wanita Tuna Susila (WTS), kelas atas Spanyol menyerukan mogok nasional, menolak berhubungan seks dengan para bankir, hingga mereka membuka jalur kredit untuk masyarakat dan perusahaan yang mengalami krisis finansial.


http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/PSK-pelajar-Batam.jpg

Para pelacur kelas atas itu mengatakan pemogokan mereka akan berlanjut hingga para bankir memenuhi tanggung jawab mereka terhadap masyarakat, dan memulai menawarkan pinjaman yang lebih besar untuk rakyat Spanyol.

"Kami adalah satu-satunya, yang memiliki kemampuan nyata untuk menekan sektor ini," ujar pernyataan seorang asosiasi pelacur kelas atas Spanyol, dalam pernyataanya seperti dikutip dari Dailymail, Rabu (28/3/2012).

"Kami telah melakukan pemogokan selama tiga hari, dan kami yakin mereka sudah tak mampu menahannya lagi," lanjut mereka.

Mereka mengklaim, gagasan mogok nasional itu diprakarsai pihaknya, setelah salah satu anggotanya, Lucia, menekan kliennya yang merupakan seorang bankir untuk memberikan pinjaman kepada dirinya, jika ingin mendapatkan layanan seksual dari dirinya.

Para bankir licik, mencoba mengakali aksi protes itu, dengan menyamar sebagai arsitek, atau insinyur, kala memakai jasa para pekerja seks itu.

Namun tipu daya itu tak berhasil, karena menurut seorang dari pelacur kelas atas itu, hanya bankirlah yang mampu membayar tarif mereka, yaitu sebesar € 300 per jam. ( dailymail )


READ MORE - Beginilah Aksi Para Wanita Tuna Susila (WTS) Berdemontrasi

Kematian Misterius Si Kembar Identik yang Tertutup

Kematian Misterius Si Kembar Identik yang Tertutup - Patricia dan Joan Miller adalah kembar identik yang bersama mengejar cita-cita. Sebagai tim, mereka pernah bertemu penyanyi kawakan Bing Crosby, tampil di acara televisi bersama pada 1950an, dan bersama-sama membeli rumah di kawasan South Lake Tahoe di California.


http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2012/03/06/article-0-120EA3BD000005DC-535_468x504.jpg


Akhir hidup mereka pun datang bersamaan. Mereka meninggal secara misterius di rumah mereka pekan lalu. Satu jenazah ada di tempat tidur lantai atas, satu jenazah lagi ada di lorong, di luar kamar tidur. Keduanya berusia 73.

Tidak ada jejak darah, tidak ada perlawanan. Tidak ada apapun yang mengindikasikan kedua wanita ini memiliki masalah kesehatan. Rumah tempat mereka tinggal juga tertata rapi, tanda bahwa mereka sehat secara mental maupun fisik.

Detektif Matt Harwood dari kantor sherriff El Dorado County kepada Associated Press mengatakan, sepertinya dua saudari tersebut, teman dekat bagi yang lain, tidak bisa hidup tanpa satu sama lain.

"Persepsi saya adalah ketika satu saudari meninggal, yang satunya lagi tidak dapat menanggung kenyataan itu," kata Harwood. Ia tidak bisa menemukan teman dekat kedua saudari tersebut atau anggota keluarga mereka yang tersisa. "Kematian mereka tampaknya alamiah, meski kami masih terus menyelidikinya."

Polisi biasanya tidak membuka nama korban kematian sebelum memberi tahu pihak keluarga, tapi kehidupan kembar Miller yang penuh kerahasiaan ini membuat polisi sulit mencari pihak keluarga.

Kakak adik kembar ini tidak pernah menikah, tak punya anak, atau hewan peliharaan. Mereka sudah lama menarik diri ke rumah empat kamar yang mereka beli pada 1976. Ketika orang menelepon, baik Patricia maupun Joan akan cepat-cepat memberi alasan untuk menutup telepon. Tanpa penjelasan, mereka berhenti mengirim kartu ucapan ulang tahun untuk teman-teman di masa kecil mereka. Kalaupun mereka meninggalkan rumah, keduanya tidak menyapa tetangga.

"Situasi di sekitar kematian mereka itu seperti teka-teki," kata Harwood. "Mereka hanya memiliki satu sama lain, dan kami ingin, demi mereka juga, untuk memberi tahu pihak keluarga."

Seorang tetangga pernah melihat ambulans di depan rumah setahun lalu. Ia berasumsi Patricia atau Joan jatuh sakit. Sejak itu, ada tetangga yang menelepon polisi untuk meminta mengecek ke rumah tersebut secara reguler. Saat polisi datang 25 Februari lalu untuk pengecekan rutin, tidak ada yang membuka pintu. Keesokan harinya, polisi memaksa masuk dan menemukan dua jenazah.

Saat berita kematian Patricia dan Joan Miller tersebar, bekas tetangga-tetangga mereka menelepon polisi dan melaporkan, selama mereka tinggal di sana, Patricia dan Joan jarang terlihat di muka umum. Ada satu orang yang mengirimkan kartu pos dan mengklaim bahwa Patricia dan Joan tak punya saudara lain. Setelah ibu mereka meninggal, saudara laki-laki mereka meninggal saat Perang Dunia. Bahkan pemimpin komunitas di sekitar situ mengatakan mereka tidak pernah mendengar akan keberadaan si kembar Miller.

Joan Miller pernah menjadi juru hitung senior di bagian pembayaran gaji Distrik Sekolah Lake Tahoe
dari 1979 sampai 1984. Patricia Miller suka mengendarai mobil putih dengan jok merah, bekerja di layanan sosial El Dorado County pada saat yang bersamaan. "Saya tidak pernah mendengar ada orang lain di kehidupan mereka," kata Betty Mitchell, 89. Ia pernah menjadi pengawas kerja Patricia Miller dan sering bertemu si kembar di tengah kota. "Mereka tidak bisa dipisahkan dan benar-benar mirip satu sama lain."

Miller bersaudara cukup ramah. Mereka sering bercerita tentang petualangan mereka bernyanyi. Mereka mengatakan pada Mitchell pernah tampil di Taman Nasional Yosemite. Saat ibu mereka datang dari Oregon, mereka semua makan bersama di rumah Mitchell.

Tapi si kembar ini juga sangat menjaga diri. Saat Mitchell mendorong mereka bergabung dengan paduan suara komunitas, mereka menolak. Patricia dan Joan juga tidak pernah membicarakan kehidupan sosial mereka. "Keduanya sangat tertutup. Saya bahkan tidak tahu apa mereka punya kakak atau adik lain."

Mereka tak pernah tertarik untuk berkencan atau memperluas pertemanan. Detektif Harwood menegaskan, "Mereka hanya punya satu sama lain, dan sepertinya mereka hanya ingin seperti itu."

Joyce Peterson dari Asosiasi Kembar Internasional, kelompok sosial di Oklahoma, mengatakan dia pernah mendengar kembar berusia 100 tahun yang meninggal selang beberapa hari dari satu sama lain. Menurut dia, anak kembar memiliki ikatan yang sangat dekat yang tidak dimengerti oleh orang non-kembar.

Setahun lalu, kembar Miller diperkirakan pernah dirawat untuk kekurangan cairan dan kurang gizi.

Para tetangga akan menelepon, dan salah satu dari Patricia atau Joan akan bilang, "Saya akan menelepon balik, tapi mereka tidak pernah menelepon balik. Mereka tidak menjaga diri dengan baik atau sebaik yang bisa mereka lakukan." ( yahoo.com )


READ MORE - Kematian Misterius Si Kembar Identik yang Tertutup

Inilah Dia Kontes Vagina Terindah Di Amerika

Inilah Dia Kontes Vagina Terindah Di Amerika - Sebuah kontes yang kurang pantas digelar di Amerika Serikat. Salah satu klub di Portland, Oregon membuat kontes vagina terindah.

Seperti dikutip dari Fashionista, salah satu penonton kontes itu menceritakan pengalamannya di sebuah blog. Menurut keterangan si penonton, klub yang mengadakan kontes itu bernama, Club Rouge di Portland.

Sebelumnya kontes itu sudah dipromosikan oleh seorang DJ bernama DJ Dick Hennessy. Sang DJ berkeliling dengan mobilnya yang di belakang kacanya ditempel poster promosi kontes tersebut.


http://images.detik.com/content/2011/11/25/227/missv2011-cover.jpg


2nd Annual Vagina Beauty Pageant, itulah nama kontes vagina terindah yang diadakan pada Juli 2011 lalu. Dalam blognya sang penonton menceritakan bagaimana kontes tersebut berlangsung.

Dikisahkannya, kontes tersebut berlangsung cukup adil karena juri-jurinya bukan berasal dari penonton. Ada enam orang selebriti lokal yang menjadi juri. Mereka semua memberikan penilaian bukan dalam keadaan mabuk.

Setelah para juri duduk di kursinya masing-masing, kontestan pun muncul. Tampak barisan wanita menari-nari bak penari striptis dengan gerakan membuka kakinya secara berlebihan.

Kontestan itu kemudian dieliminasi hanya menjadi tujuh orang saja. Ketujuh orang itu menari-nari lagi dengan gerakan serupa untuk menarik perhatian juri.

Akhirnya hanya ada dua wanita yang berhasil masuk ke babak final. Kedua wanita tersebut mengenakan bikini dan kemudian juri melihat area intim mereka dengan kaca pembesar.

Setelah itu, juri memberikan penilaiannya. Seorang wanita mengenakan bikini berwarna pink terpilih sebagai pemenang. Ia dinobatkan menjadi Miss Beautiful Vagina 2011. Menyedihkan. ( wolipop.com )


READ MORE - Inilah Dia Kontes Vagina Terindah Di Amerika

Dewi Siti Kaltsum, sosok wanita tegar di balik Sang Imam

Dewi Siti Kaltsum, sosok wanita tegar di balik Sang Imam - Di balik pasangan yang hebat ada cinta yang kuat. Mungkin itulah kalimat yang pas bagi pasangan Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo dan Dewi Siti Kaltsum. Dua sejoli yang mengalami pasang surut dalam penegakan Darul Islam puluhan tahun silam. Kisahnya menjadi epik bagi anak cucu Islam kelak puluhan tahun mendatang. Iya sebuah cerita cinta dari Malangbong, Garut, Jawa Barat, untuk cahaya Islam di bumi Indonesia.

Perkenalan Kartosoewirjo dengan Dewi Siti Kaltsum terjadi saat pimpinan Darul Islam tersebut tengah mampir ke Malangbong, Garut, tahun 1928. Kebetulan Ayahanda Dewi adalah Ardiwisastra, salah seorang Ulama, Ajengan, dan Tokoh Partai Sarekat Islam Indonesia (PSII) ternama di Garut. Niat Kartosoewirjo menyambangi kediaman Ardiwisastra semata-mata mengumpukan dana bagi keberangkatan KH. Agoes Salim ke Belanda demi berdiplomasi memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Dewi, kembang Malangbong yang kala itu tengah mengarungi masa dewasa, melihat sosok laki-laki yang berbeda mengetuk pintu rumahnya. “Siapa ia?” tanya Dewi dalam hatinya. Laki-laki itu bagi Dewi tidak seperti laki-laki pada umumnya. Kartosoewirjo pandai bicara, namun bukan gombal. Pengetahuannya tentang Islam pun tidak datar. Orang yang mendatangi ayahnya pasti bukan orang sembarangan.

Kala itu, Kartosoewirjo tengah menjabat Sekretaris Haji Oemar Said Tjokroaminoto. Pada Desember 1927, Kartosoewirjo terpilih sebagai Sekretaris Umum Partai Sarekat Islam Indonesia-sebelumnya masih bernama Partij Sjarikat Islam Hindia Timoer. Sejak itu, ia banyak melakukan perjalanan ke cabang-cabang Sarekat Islam di seluruh Nusantara.


http://static.arrahmah.net/images/_t/r_w_285/stories/2011/08/dewi_kaltsum-216x300.jpg


Dewi pun mulai tahu aktivitas Kartosoewirjo yang penuh dengan dunia gerakan. Maklum saat itu Dewi mulai berkecimpung dalam bidang penuh resiko tersebut. Darah pergerakan turun dari sang ayah yang terkenal gigih melawan Belanda dengan semangat perlawanan Islam terhadap Imperialisme Barat.

Dewi amat terkesan dengan sikap hidup sang ayah. Pada usia delapan tahun, ibunya sudah mengajaknya berjalan kaki belasan kilometer ke Tarogong, Garut, untuk menengok ayahnya yang ditahan Belanda. Dan itu amat membekas dalam hatinya.

Ardiwisastra ditahan Belanda karena bersama sejumlah ajengan memelopori pembangkangan terhadap perintah Belanda, yang mewajibkan penjualan padi hanya kepada pemerintah Hindia Belanda. Pada 1916, Belanda menembak mati Haji Sanusi, tokoh berpengaruh di Cimareme, Garut. Terjadi pula penangkapan secara besar-besaran terhadap para ajengan, termasuk Ardiwisastra dan santri-santrinya.

Setahun setelah pertemuan itu, pada April 1929, Kartosoewirjo resmi menikahi Dewi di Malangbong. Ardiwisastra, sang mertua sendiri, sama sekali tidak melihat sang menantu dari fisik. Akhlak dan kejujuranlah yang tampaknya membuat Ardiwisastra menjodohkannya dengan sang putri yang kala itu menjadi kembang desa di Malangbong.

“Apakah calon menantunya tampan atau buruk muka tidak penting,” kata Ardiwisastra kepada Pinardi, penulis buku Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo terbitan 1964.

Rupanya Dewi pun mengakui hal serupa. Secara jujur, ia tidak menjadikan wajah sebagai prasyarat pinangan sang Imam diterima, “Kalau disebut karena cinta, Bapak itu sebetulnya orangnya (mukanya) kan jelek,” tutur Dewi lugu kepada majalah Tempo, tahun 1983.

Rupanya Dewi tidak salah pilih. Ia mengaku mendapatkan selaksa cinta yang tinggi dari suaminya. Laki-laki soleh yang menyerahkan segala hidupnya demi Islam. Laki-laki penuh sahaja yang dikenal sebagai biduk kasihnya sepanjang masa. Dengarlah tuturan Dewi berikut ini:

“Aku memang tidak salah pilih. Disinilah aku mulai mengenal dan belajar tentang sikap dan sifat suamiku. Ia ternyata seorang laki-laki yang penuh tanggung jawab pada keluarganya dan menyayangiku. Ia tak segan–segan memperkenalkanku, istrinya yang dari kampung dengan kawan-kawan seperjuangannya yang terpelajar dan terhormat.

“Bahkan dua bulan setelah kami berada di Jakarta, mungkin atas prakarsa teman-temannya, perkawinan kami dirayakan di rumah Pak Cokroaminoto. Aku ingat benar pesta yang sederhana tapi amat mengesankan itu ber-langsung pada tanggal 12 Zulhijjah. “

Sebagai seorang aktivis partai dengan jabatan Sekjen PSII waktu itu, hari-hari
Kartosoewirjo sangatlah sibuk. Namun demikian, kepentingan keluarga tak pernah diabaikannya. Ia faham posisinya sebagai kepala keluarga yang dicontohkan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW. Oleh istrinya, Kartosoewirjo dikenal sebagai seorang lelaki yang tinggi akhlaknya, suami yang sangat santun pada sang istri dan penuh kasih sayang pada anak-anaknya. Ini pernah diutarakannya Dewi sendiri yang menuturkan kisahnya kepada Tatang Sumarsono, yang dimuat bersambung di suatu majalah Amanah.

Pada perkembangannya, kecintaan dan keikhlasan Dewi terhadap suaminya betul-betul diuji saat mengarungi perjuangan. Dewi, anak kyai itu, berkembang menjadi istri diluar pada umumnya. Jika para pribumi yang menikah dengan Meneer Belanda biasa menikmati pesta pora beserta alunan nada. Dewi harus ikut bergerilya menghindari kejaran tentara Indonesia.

Jika para kembang Desa memilih hidup berdiam diri atas kondisi yang ada, bersama suami, Dewi malah keluar-masuk hutan demi tegaknya Syariat Islam di bumi Nusantara. Dewi sudah menasbihkan diri untuk bertahan diliputi rasa takut semata-mata pengabdian besar seorang istri terhadap sang suami.

Lantas, apakah kunci yang membuat Dewi bisa mempertahankan cintanya kepada Kartosoewirjo meski hidup dan mati adalah dua kata yang dekat kepadanya? Yang mau hidup penuh kesederhanaan walau sang ayah terkenal sebagai ningrat di Jawa Barat? Adalah pendidikan agama yang menjadi kunci kekuatan Dewi untuk tidak mengeluh dan tetap sabar meski hidup penuh kesederhanaan.

“Akibatnya, kami memang tak punya rumah tetap, pindah dari rumah sewa ke rumah sewa lainnya. Tapi aku sendiri tidak mengeluh. Sebagai istri yang mendapat pendidikan agama cukup lekat dari orangtua, kuterima segalanya dengan rasa syukur. Karena itulah, boleh jadi kehidupan keluarga kami berjalan tenang, kalau tidak dikatakan bahagia.” Aku Dewi.

Bersama Kartoesowirjo, Dewi melahirkan 12 anak. Lima di antaranya meninggal. Tiga anak terakhir: Ika Kartika, Komalasari, dan Sardjono, lahir di tengah hutan. Anak-anak yang lain lahir di rumah.

Mereka: si sulung Tati yang meninggal ketika masih bayi, Tjukup yang tertembak dan meninggal pada 1951 di hutan pada usia 16 tahun, Dodo Muhammad Darda, Rochmat (meninggal pada usia 10 tahun karena sakit), Sholeh yang meninggal ketika bayi, Tahmid, Abdullah (meninggal saat bayi), Tjutju yang lumpuh, dan Danti.

Sebagai perempuan, Dewi mulanya takut hidup di hutan. Kala itu Dewi sudah menggendong Danti yang baru berusia 40 hari. Dewi sempat berpikir tentang masa depan anak-anaknya. Gurat kesedihan mulai timbul dalam sekat wajahnya meratapi impian tak sesuai kenyataan. Namun, sosok Kartosoewirjo lah yang setia berada disampingnya, untuk menghibur, meyakinkan, dan “menggenggam kuat jemari di tangannya”. Dan Dewi langsung merasa tenteram.

Sebelum menjalani eksekusi mati, Kartosoewirjo sempat berwasiat di hadapan istri dan anak-anaknya di sebuah rumah tahanan militer di Jakarta. Menurut Dewi, saat itu Kartosoewirjo antara lain berkata tidak akan ada lagi perjuangan seperti ini sampai seribu tahun mendatang. Dewi menitikkan air mata. Kartosoewirjo, yang mencoba tabah, akhirnya meleleh. Perlahan-lahan, dia mengusap kedua matanya.

Betapa besar cinta Kartosoewirjo kepada istrinya. Ia menangis di depan istrinya, bukan ia kalah terhadap rezim sekuler yang mencoba membunuhnya, bukan jua menyesal atas perjuangannya yang meski meminta taruhan nyawa, namun air mata itu adalah bukti cinta Kartosoewirjo yang besar kepada sang istri, ya kembang Malangbong yang senantiasa menemaninya meski hidup penuh onak dan duri.

Air mata Dewi semakin jatuh. Ia menangis sejadi-jadinya. Rasa bangga bercampur haru meliputi hatinya karena memiliki sosok suami seperti Kartosoewirjo yang tetap meyakinkannya tentang arti cinta sebenarnya: Cinta kepada Allahuta’ala, karena dunia hanyalah persinggahan sementara.

Cinta mereka akhirnya harus usai, cinta Dewi kepada suaminya mesti dipisahkan timah panas ketika aparat keamanan menangkap Kartosoewirjo setelah melalui perburuan panjang di wilayah Gunung Rakutak di Jawa Barat dan menghukum matinya pada September 1962.

Dewi pun menyusul cinta sejatinya itu pada tahun 1998. Lahir pada 1913, Dewi wafat dalam usia 85 tahun. Bersebelahan dengan makam Dewi adalah kuburan Raden Rubu Asiyah, ibundanya, perempuan menak asal Keraton Sumedang, Jawa Barat.

Namun pepatah “cinta sejati akan dibawa sampai mati” memang betul adanya. Di pemakaman ini Kartosoewirjo masih memendam cinta, cintanya kepada sang istri yang telah menemaninya puluhan tahun baik suka maupun duka. “Bapak ingin jenazahnya dekat dengan keluarga Malangbong,” kata Sardjono, anak bungsu Kartosoewirjo.

Inilah kisah cinta sejati yang tertutup di tengah pemberitaan miring tentang NII pasca dibonceng oleh NII KW IX.. Semoga Allah mempertemukan mereka kembali di jannah kelak. Allahuma amin. Allahua’lam. ( arrahmah.com )


READ MORE - Dewi Siti Kaltsum, sosok wanita tegar di balik Sang Imam

Inilah Sejarah Aneka Hukuman Pancung Di Dunia

Inilah Sejarah Aneka Hukuman Pancung Di Dunia - Hukuman pancung memiliki sejarah yang sangat panjang dan sulit diperkirakan asal usulnya, karena seperti hukuman gantung, hukuman pancung merupakan metode hukuman mati yang murah dan praktis dimana eksekusi hanya membutuhkan sebilah pedang atau sebuah kapak.

Hukuman pancung biasanya dilakukan dengan menggunakan pedang, kapak, guillotine, atau bahkan dengan senjata militer. Hukuman pancung dahulu dianggap sebagai salah satu cara terhormat untuk mati bagi seorang bangsawan, yang beranggapan bahwa sebagai prajurit, sudah seharusnya berharap mati dengan tebasan pedang dalam situasi apa pun.




Sejarah Penggunaan Hukuman Pancung

Di Inggris ada anggapan bahwa hukuman pancung merupakan hak istimewa para pria terhormat. Hukuman pancung ini akan membedakan seseorang dari terdakwa lainnya yang dihukum dengan cara yang tidak terhormat (keji) yaitu dengan dibakar secara hidup-hidup di atas tumpukan kayu.

Orang-orang Yunani dan Romawi menganggap hukuman pancung sebagai hukuman mati yang kurang menyakitkan dibandingkan metode hukuman mati lain yang digunakan pada saat itu. Oleh karena itu mereka menggunakan hukuman pancung jika terpidana adalah warga negara mereka sendiri. Sedangkan jika terdakwa adalah penduduk dari negeri lain, mereka akan menggunakan metode hukuman mati dengan cara disalib.

Hukuman pancung secara luas digunakan di Eropa dan Asia sampai abad ke-20, dan saat ini hanya Arab Saudi dan Iran yang masih menggunakan metode hukuman mati seperti ini. Qatar dan Yaman pun sebenarnya melegalkan hukuman mati dengan metode seperti ini, namun sampai saat ini belum ada eksekusi dengan metode ini yang dilaporkan.



Hukuman pancung berlaku di Inggris sampai dengan tahun 1747 dan merupakan metode hukuman mati standar di Norwegia sampai saat dihapuskan pada tahun 1905, Swedia (sampai tahun 1903) dan Denmark (sampai tahun 1892) dan digunakan untuk beberapa kelas tahanan di Prancis (Sampai penggunaan Guillotine di tahun 1792) dan di Jerman sampai dengan tahun 1938. Semua negara-negara Eropa yang sebelumnya menggunakan hukuman pancung sekarang telah benar-benar menghapuskan metode hukuman mati dengan cara ini.

Hukuman pancung juga digunakan secara luas di China sampai komunis berkuasa dan menggantikannya dengan hukuman tembak di abad ke-20. Jepang juga terbiasa memenggal kepala sampai akhir abad ke-19 sebelum beralih ke hukuman gantung.

Cara Eksekusi Hukuman Pancung



Pada hukuman pancung, terdakwa yang akan dieksekusi biasanya ditutup matanya sehingga mereka tidak dapat melihat pedang atau kapak yang datang menebas leher mereka agar mereka tidak dapat menghindar atau mengelak. Terkadang, dibutuhkan seorang asisten algojo untuk memegang rambut terdakwa yang akan dieksekusi untuk mencegah mereka bergerak. Hasil eksekusi hukuman pancung adalah pendarahan ekstrim seperti ledakan darah dari arteri dan vena yang terputus dari leher.

Penyebab Kematian oleh Hukuman Pancung

Hukuman pancung dapat dikatakan sebagai metode eksekusi yang manusiawi jika dilakukan dengan benar dimana hanya dibutuhkan satu tebasan cukup untuk memenggal kepala. Namun, karena otot dan tulang leher yang alot dan sulit dipotong, hukuman pancung biasanya memerlukan lebih dari satu tebasan pedang.

Kesadaran mungkin akan hilang dalam waktu 2-3 detik, karena suplai darah ke otak hilang secara cepat. Orang yang dieksekusi akan meninggal karena otak tidak mendapat suplai darah dan oksigen karena perdarahan dan kehilangan tekanan darah dalam waktu kurang dari 60 detik. Kematian juga terjadi karena pemisahan otak dan sumsum tulang belakang, selain karena perdarahan besar-besaran yang terjadi.

Sering terjadi dimana mata dan mulut orang yang di eksekusi menunjukkan tanda-tanda gerakan. Hal ini dapat terjadi karena otak manusia memiliki cadangan oksigen yang cukup untuk metabolisme cadangan dan dapat dipakai untuk bertahan selama sekitar 7 detik setelah kepala terputus. ( al-teko.blogspot.com )


READ MORE - Inilah Sejarah Aneka Hukuman Pancung Di Dunia

Menggugat Status Keramat Makam Mbah Priok

Menggugat Status Keramat Makam Mbah Priok - Tahun lalu, tepatnya April 2010, Jakarta dikejutkan bentrok fisik skala besar ketika Pemprov DKI Jakarta berupaya menggusur ‘makam keramat’ Mbah Priok di lahan eks TPU Dobo. Tiga orang tewas dan 231 terluka dalam peristiwa itu. Sejumlah politisi angkat bicara. Beberapa sejarawan mengajukan bukti soal posisi Habib Hasan Al Haddad— tokoh yang disebut Mbah Priok—dalam sejarah penyebaran Islam di Indonesia, khususnya Jakarta. Majelis Ulama Indonesia (MUI) melakukan studi bayani wa-tahqiq.

Namun, semua itu seolah tak menghentikan lahirnya industri wisata ziarah baru di Jakarta. Makam keramat Mbah Priok tetap dikunjungi masyarakat yang tersugesti oleh mitos yang dikembangkan ahli waris makam. Berbagai kontroversi dalam praktik ziarah itu mengemuka, menjadi pembicaraan publik, dan masih akan terus menjadi pembicaraan. Sejumlah pakar dari perguruan tinggi ikutan membicarakannya dalam sebuah seminar di Universitas Indonesia beberapa waktu lalu.

Seminar yang diselenggarakan sebagai bagian peringatan setengah abad Program Studi Arab Universitas Indonesia menghadirkan pengamat politik Prof Dr Bachtiar Effendy, pakar makam keramat Tommy Christomy PhD, dan arkeolog Isman Pratama Nasution, SS, M.Si.

Meski menimbulkan pertentangan tajam, ziarah makam telanjur telah menjadi bagian dalam tradisi ritual Islam. Mereka yang menganjurkan ziarah makam menggunakan Alquran surat Al Maidah ayat 35, yang berbunyi: “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan,” sebagai pembenar.


data:image/jpg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wCEAAkGBhQSERUUEhQWFRUVFRUYFxUVFhQWGBcYGBYVHBcVGBcXHSYeGBkjGRcWHy8gJScpLCwsFx8xNTAqNSYrLCkBCQoKDgwOGg8PGiwkHyQsLCwsLCwsLCwsLCwsLCwsKSwsLCwsLSwsLCwpLCwsLCwsKSwsKSwsLCwsLCwsLCwsLP/AABEIALYBFQMBIgACEQEDEQH/xAAcAAABBQEBAQAAAAAAAAAAAAAFAAIDBAYBBwj/xABCEAABAwIDBAcFBgUDBAMBAAABAAIRAyEEEjEFQVFhBhMicYGRoTJCscHRFCNScuHwB2KSsvGCosIkM0NzFTRTF//EABoBAAMBAQEBAAAAAAAAAAAAAAABAgMEBgX/xAAvEQACAgEDAgELBQEAAAAAAAAAAQIRAxIhMQRBUQUTFCIyYYGhseHwFUJxkcFS/9oADAMBAAIRAxEAPwDZU6JZiK7hpWpMOmj6bXCJ5gNKN0nyeRHzMfFecVv4q0gexQqO/M5jJ8sypf8A9YrBrWsoUxAAzOc9xMDWBlCy1I6102V9j1PCYJrKtSo3Wr1eYbpYC0O7y3KP9IWO/iPtftsoT2A3rH8zJyd8QT48lka/8TMc7R7Gfkpt/wCUoLjttVqzy+rVc9xAEmBYaDsgBJyTVF+h5HXBr+jG23YSs0yeqcQKjd0H3gNzhrPgvTq+3MNTJL69BhIAJNSmCQJjfJFz5r54dVJ1JPeSmgDkjWXj8nOKpy+X3Pea38Q8AzXEsP5A9/8Aa0obX/i1gWzkFV/5aWWTx7RC8alIFHnGbLoId2z0LpN/E6liaJpMoVBLgcznMGk7hPFZN3SFxAAY0QI1J3RuhCg5LMolKx/pvTt6pRt/EJv6QVTHsDLEQ2dBG8lWKnTHGOYGfaHBo91oYwf7RdBAU4FRZ1Y+mw4/Zil8A1T6WYqADiasDQdY6B4Aqridq1H+09zp4ucfiVQDki5Js081G7oRqQq7np1RyhlKzojBE1Mqm/Ey8nmPJTYl+VnM2Qqo6x/fBCKyVFGr2czrKcmtUblHsggCAO79wt10CxJdQqsc8uLXg9okkBzRAk7pBXm+yahgjiD6yFsuh1bq8UR7tXr2f6qbmvH+17vJbY3ujzHU9O8eST7Pdf78wztfAklpJHYvckem9W9jVJbM8vVFagDhBuCIQxuG6o9nQ/JdPDOUt4V4yCOfnJTyoMHRDJA9k3Hjqp3FADCFL0ZxjWY9wcYzYdoHf1u87v1UJKyXSfaJo4gECc1NgPg9x+XwWc+CX2DnSvF4Z+LqBz3VHNq0wWk9gRNgRva+DB3TwRWn0tZVy0qZLOrpPzSDDnNBlovwBMkQsV00xDh9nmmKefDteTbM8F7oqvj38uokm6o4DbGZxs6z2Me9oJgF+UOIHg3msXDudEZ06Zqtq9JA8UaDXgh1RjnMsSwAENFgMszMRuUpWaFNjcSymyp1hFVknIWGQ0iHAyZEDetKStMaaW5E2nN0NXHLsphWhI1xUNYAjnu4p9RyEbZxJDSAYmBPKbidyT2Q1uQ4jbLQ4gDPHvQLlJCA2ySx1M10IAylnUcroKk9EPzrocmLoSAfmXc6jSCQEudLMmBKUDokDk4FRhPBSstRHlOTCUpQOh645cCRKRSQx6Yxt09wT8MLF3CUjaKoo7Rf2g3ghtT2XHuP+4BT16vb8HH9+SgrN7He1v8Acqijl6iV6ku1/QMbPdleBPu/MrW7OqltMVj/AOLG0nE/yVW5Hf3+iyD2TJ4Md/x/VafZmKa7DYii4gdZTOUnTO0S3uvHktIcnJ12K8b9307npQcocQ+RCr7JxfW0ab/xMaT3wJ9ZUjm3K6mzzyH4d+5SkqrTsVYzJAJYnplWa3E0y8S3K0uFrgPcSIOvctoTAJO5YfplkfiqIc4NYWtzu4NzPk3079yUuBPlfyiDpJt+rWLXvYzqzTDGAODnZA8nK65IOaLGLFCMBtQ0R1gByvfTDxucWPa+OG4d0qtjXm4ZVbXHWPhrA82sC6HNBhwAIt7q5idnl7KIYYzOygOtlIe5pLt1yZtyCiim23YY2K4nGsdcBxLg0zwMmTrotw5ZLZ+FezGUWucHZS8AibtaCA4H8JvHILXOaqRK5f52GSmErrkwplEdVAtuOgDmR6I48KtXoh2oB7xKT3Q1szL5kkcdgG/hHkks9Bp5wwS6kRbyTi1ZnoLOLoCQCcAkUjkJQnEJQpKRxoXYSC6AkUjrQnBcTg1BaONXZSaFwm3egodK4CuJr3QzmSgaFUd2Z4pYupko83JmIbdje5Rbbf2sv4QP35pGjdJsGVBd0fgA8yQn4kdkcM0eRA+MpU23P5mj+kSfUJFv3bOZn/e1aI4HupfH6/cJ0alyP5Xf3H6IrQaA6DcEecfofRBMNdw55vWo8fNGS77tjt7YPlY+iFsdcUpxdnovRyqDh2Ae6C2OEE/Igq+511muiOOaAaR1JzMPGRp3xBWje1dSepWeUzYHgm4P4fx2G5rqUOUBCla1NGIC6ZY19NlLI8sDnOBI3wAQD6rK169RzqD6zgZLg17miHAB0AgRJk/Bej4/A06rAx7Q4e0ZANxwnmgW08BTxL24Yj2SHF2mQtB0jlbxCTi2Vs0kZCu8Na54NyxzRAEmSC0cu0B+qywxVV0ZS72pETZx4HcV6+f4ZUXsLW1nSfxNBg7t8hQ4ToEKIAxUul0NNNxDIGhmJDjw+KFCUUVLTJ2Y3AVnOkvrFhyktIN2ue0MgTpYX4QgWA6SVsNWLmvLoLgWvc8tdqLifFewYHodhsOx9Wm3rWuylzaoa8saNAy3EzxXNt9CMNjKLnU2NZVAJa5gDQSPdc0WM6TqPi9Mk9yKXBlOi3S5+Le9rqTW5GyXNJiSYAg8b79y0OdZLoDh3MbXzMLQXNAJESW55Hh8StRKQh5KaQuNK6UARuC4m1SuooR5yPaj8Nz37gnJNpZReZJkk2krsrmPRxdoanAJQnhSaoblXCE4wlw8/BItCjRPATQ4ap2bz38hw70ikIapOCc2wTc29BSOhqYHSZ3DRdqPtG93wS0tw1QM4b24rtQS9rOAkrrXAS52gv8Aoo8Sx9B/3rS1zwHQZkNIkbuHwSDXFNJvk42sOtLjoy/juCGV6mZ0n8xUlatNhYa/VVazrZd7zfu3+G5NK2LLOoklDRvPM4+P+CpKjezTH79tq4BB8D6CPjKdiTAbyHwgqk9yNNY3+eBNhNGn+Un/AHyjuGEsIPEjwMoLhWeyP5PlKMYZ3HfHwRZ04lSoWGxbmUiRZ1MkTwI0K9Mo1C6mxzhBcxjiB/M0H5rzFrC55AaXB4EwCbgxNvBek7PnqKWb2hTY0/6RHyVQk1NRPieUpRklTTaJMylo1P2FC4qHFBxpvDDlcWuDTwMWK6T44m9IKLy4NfZhhxgwe470I2XttlOvVq1g5gccoJBMCxkxeIgSOCGUdkNZJcIfbMGkxO+AUObtIVapBsSLRoY3E90+aUpOKs0hFSlR6jhMcyo0Opva9vFrgfhop8VXNRhpkwJaZ323+a876OdWzEU5sSco5OINz32HeV6HUaiOXUrQThodGZ6R9IX0KD6HVua+o2KdVpDmGCCdYIMCIjf4oHsr+Ir2VOrq0hFgagMR/MRF/NbLbOCFSi6AMze2zk5okekjxXlbsGa2JLKeWXvsSRFxJufG3knqdmGWemOy3PQqjdQTvJtpe9vNVS5QU2mmBTcZdT7M8QPZd5JyLLJgV0lMaupiGvZKSkpb0kADKlNt5G7v+K4/Z9NwEsabDcN6e1knVPFOHQTovJ65LuddIh/+HpR7I/pb9FxuyKe5rf6WlEmU58EqdEyn6RP/AKCkD27JZA7Ld/utHySZsin+Bv8ASPorzadhxn5lStoaqX1GRX6w6RRbsSn+Bl/5R38EquxqIaS5jOVgLkgaxa5ARIMIA7/kqe0acty8XfAEj1hQupyN+0NRQ2j0epNF6VOeFyPVKlsak4OHVMgEj2W6jXdzRKk/M1p4gT8/guYJsSO4+YusvSctcv8AspxT5Bz+i9Imerb5keUFQVOhVExAcBwa/XzlaPIusbbw+aXpuZfuYR23WwOwewKIDRkaQHA3E3aeJvuQbp9UpGmTUBLsxZSI/GAC4k8LxHJami2AJ4+g1WW6QYDrsNh8zi2a1RzjrdwqGO63ongyylmjObez/PoUkk7f3PPMka/v9VDQbLy4+XADcvSML0Sp0WQ9ofLxd4BIEGAI3WnnKbjejdBrcwpCX5TqYEAWAB0OpBm6+z+o4rrc6p9TclUdl7/sYFntRyHqVJiaWYgDeY8/0BW9ZsugB/2af9I+KR6M0RVD2tyxcZSYJ7jO64Uryhj8GW+sbi46fn9jO7L6N4it2msyNNwXnKIi0DU25LX7C6GUwQa7+sgTkaMoJgmCZkiATFpVnBVrPnc13mJB+anbjo05f2u+q48nW5Z2lt/BjPqMk1TZbx9qOYQMmewtADXxAG7ROwEupN8R5OKpbSqnLUH4qLh6tv8A7inYNz2sABIEv0mPbJ+BW3k11l/s48q9UuVKSq4x+Sm934RK79pqficqe1qzjRcCfasvRWcgHrY9pMyWyAYPdxHchWKpNMOZEhxBy8ifIyZ8VNjCInd2SO6X/JZPaktruAmSRpqSQI01lLkEw/hXF47djns5u+LyDuOi3Ox+lrXhrKzsr9Mxs18c9A7l5IC7YVYYbDUw0GowOL7gQXQYJOp3E8QqQaXjI5pzAkZYuCDBELmcnCW3B2JLJDfkPdMekZpMyUzermbmGgAjMJ/FDh3TPBYOuYa1zTBBgEajePKFrdrbDrO2bHVEup1hUYAO1lc2KnZF9zTxssI6v2W/nb/aZXStzgzR2aPR243rqdKqdalNub8wMH1lTEIJ0drTg2je2q9vd2i4fFHW1mkwJHkqKi7SExOIXQ3gukIAVNcTmaJJgDhv7/ipavHl+hVShjGHQ6qy2oCBcb7ryk8M48pnWmiWkYd3hT0qx7U2hVWOuFI9xJPMBc8kUTE7+H6qSi/sn98FUdMeH1UgfHO5+IUtAXG38x8FWxDZcBwzfIKak7fzHwUNd3aJ/ftSooaLFFsSOEjzv81PRs53cPmq9V0Hvj4FSCpOb8v7+KgZaFvJcB08Pmq9KpLZ5fIJxfDSeAHzU0C5K9TFdlw4U3H+4fRVNpx1eGB0+0Bp7nB4+a5iTrH/AODvV7fqq3SarloUzwrsPqtsUPWS8S3wFH1c1EB/tNIB8Jv6qDGumiw7228iE7Ge0ecFQuMtI7/gklwySJrd3L6q6DIHe34H6lVA/Q93rKtOsB+9J+SbQEFMxnHEv/uJ+arU3W8vgp6uruT3H1VWgde4fNapbDC2IGaI3s/4tPyVHpBUqNe1tJuaMwIDw02iLb9CrzK4aGOOjaRJ/pbZY/EbSJdmNyYNyRHEAjS+8Lt6DG3PX4f6Glyeldwg3amIBg06wiJh4PoSFYp7Qe5p6wVAGwYqCNziY42CCP2u6bCBwD3+slMftM1LVC4iCJJZIkQYdlsLr7akE+llXCLWObFv5WDyb/lN2BswPxj6zhaixhaD+MiGnwDT4kKrs7Esr13dY94otbc6OcYgNbaw1MncOa1OxaFIAupNytMDMZzPibknWJVyexxaGuQqK+UDeTYNGpP737l2hhKrC6oG0g5xl3tSbb3G27cm7IbnrPqH2Wk02DujO7+rs/6UfrQQnGOwNlPB7TDyWOGV7YzNOonQjiDxXn/8U9msa6lWpgA1Hlr43uAkP7yJnjAWn25DRTrizqLspPGm92Ug8gYPJBP4k3wtM8KzCPFlRaRe1ESWwL6J4sNw9XNMCtuEntN/RG8NtGkT7RFt7YHmFkdgVJo1wXZYqUnTE6ioNFfpYNzoyVWuvcEFpIBuLH5qXKmGOPqmocNCPMaeYS+0ka3CA0sUWPiQ0lxAaCTpuM2RGhj85ykCYJBG/lCalY2grmXFFRdIHkkqJMJRxdE7otaCRu42/ZVoV97KpAg3OgMviZ8PRC9qYbq3NtZzZ0530TaNBoGY2lZuKKrY0f2itq1zXgCdP/ZvBI91qnG1ajTDmHVosZglwaBB3XHmFmnYcOaSyx7gDN4uO8qBmOxFFpcarjfR0OGot2r7lnLEnyNNmuHSL+V9wI7M6gnhwafJW6W22uANtbyCOfPiFiKHSx0gupsJGXSWzlzxMfnKs4fpMzs52vAGUGCHSGsLd8a28gsJdHjfMStb8TcUNpMO/fuI8FIcQDx37ishhtu03ATUEzT9tsbj1jpFgZgz38Vcw2Ma4gZ2SRSJLXi2cw4XPu2MLnl5Px9rKWRo1lXFN/EB3248VJQcCIBm0LLPru6tzmuMBsyO1HbLTofFSHF1KZdmGaDU017AB9WmfBc0vJqr1ZFed8TQ4Sockcvr+indU+7cOLSfIfqsqzbL2n2XDtBtiTc3tOtrozgdqseNZsRz36jvC5cvQZIbrctZIsdiR2CeFIDzcPoqnSds4Vv558irFeuHMqRuazz7VlHtkzRY3i6PMlYQuM1fiavdFg1czKb+LG/Bca5VcBUnDs4tJafP/Cla5Jxq0ITbyOXwKsGrLB+9FXpP7Q8QV3P2QOZ+SGgHvPaJ5z5gqk1sEj8w9VZNUBxnifQlDftUvJOm4biTx5aSuvp+nlkfgiZTURu19o55Y2cjRc7rRbndA6jyTJ+Q+CvYWu6viDTphpaGvMODocQ4S7s33nku4XCZqrmhrcreySJfLjo1hd7079wBX2Y4441pib9NkUU5S5BnwR3BPoyGyNL6SZveNRO7crFfo20WPVi06uBjeRcW8FRfsBp0IMEyG1ATaNAQSrHkywyLloftPCQ3MA0NBvkuIIgnleNVoMPUECBAEQN0DT0WcZg305befwvDXdnfrG8/BGNj05qBkwGtBy9wFxyn4JpWcc9lyaHZ9Hq2Ab4v3m5PmSfFW2Vd08/JVi9MdUifAea6EYFatSFVlakdH0Z8Tm+oWQ6Q1n1dnBrh95h6tNtTuhwa/uOYLXsd/wBQ7hkc3+nL9ChfSHCtpf8AUOE0n0zTxDRYlhsHj+YGPGEdwMJsCsWisAJLmtI8H/RxRPZ+LDG9oEOBJktDmwTpGvPvhA9nvc2o51OXBoPaiOySILtcs28UVpuquZ7IgiATkjXeTppqpkh4t47lrFOBqUyDmBxGvGWt+qvsb1daRMG/iNY80JrVS00wbEV4MX91s380TxdRsTN2n0Nj8fRSipcBdmIyEjWT+/kkqRrZmNO+IPeIXVsZGOxu1jiXMa1g7AN7xBiSeOmiuOpNAGe5Hujf9ED2TWiuzmS3+oELTt2eHAAACSC4m8x8bpUA+sPuJ0HBvzfpPISs50gp5SwDQg+n+VrsWWNp5RL3SOZG/uaFlekAJYCYlriLTaRpJ1uEABSutKa5IJgStcnF6iCcgCVlXgYnWCbq5h9q1WezUMQ6zu0O0IJh0iYsh6eAk0MPs6Wvm7GRnpvIEj2AAADJiQOCI7P2jTqxld1dSIg6Oc6qHQDqQG5hu9pY8BS0SocF2Gmeh7Ke7q6zXGT1r2+AAykXvqFd2mMzGAX7TfmfksnsPFj7NWY05H0w6o15Ii+UZYP5UWftLJ2awILXNAcJOYkEjd+7r5efo9ctUeTaOTTswphqeUVWbg7MPECfl5p4FieCgobQa6XZx/NPGwiRvuPEJlTHsbPbGgNu6Zvyg8pXD6Jlvg185EtMMGTxP79VHVrBotc6DvlDcRjHk/d7x7R09FDiceKIJqkF0HKN5JmDAM6Zb7rrrx9CrTkzJ5fAbVf2pfVyyRDJF7t0G+2YeKvtYGNc424m9uQ8VjqmNbUqio7ODbTK6wMwJhHK+36bjIdp7LHNcATxcRIX1VGjJIFYAPFUBmZrznFrROs8oWnwbupyEZspAyyHNEkXcTpLuHd3LP7Krf8AUZ6kuac85Yh2hI5jlyhaPFbXDGmpOZ7j92ztEB1+1OhAFyFMk7NdW1dijtOsOsDGlot2iX+zNw2XXBggmN1l3ENLG7rCbVDmAncDEk3VDA0XPJeHeycxc6O0SbuzO7MzxVPFVg95dEToLGEn7jqx4r2Yf2Hi21cQ0Q++Zxz5XTAJ1IkX3LWMqgvPECNLxwnhovOdm400agqNgkTYzBkELS7P6RPrVBFMCSAb79T4RdVFpGXUYtLtcGmfUhdpVNT+ET47vqqQcXn8IAnn+itAD2Rvuf1WyOQja3K9hPB8+IVbbB6yg+m72TlB3dkkWVuv7XcFUxnsVP8AT8QihAF1BjKD2xlZDdBPvDjzVJlAP7LasZYhrmwBIk2Agcyr+KvSqflnyIKzVFs1g1sEOkAjLEQeOniokjSPAWxGy3OGbsOAcXy0nUa7+SiO0S5/VFrRnbMgmLgnSLFS0K4ZLWh+aDDXQRrpAIkxvQeo+H0SbWDdeBieWqlD52D+y8QMpDv3rPwSQ6uyHEAnj5/rK4rMjI06mUg8CD5XW0FWXEAzvyi0g3u7cFhitZs6uXU2G/st9n2iRIjkLaqmILYqmBTyk6R92zdOpJHNBNo0zUp5WxOZoAGgM7yiOKqksIEAcBO6dTq4+iGjMRA7/wB8EADRsR3XmjmGYCZix7IP18l2vsKo3cD3fuEUFJxrCs49sCDwNiPgURbjjvCAMg/CuGoPxUeRbN4Y86CeO9MqbEY7f5gH9UWMxxaV0FaSt0a4DyPyKH1thkb/AAcI9UWAMlSUipnbOePdn8pBULmFuoI7wgCQ8dVrH7Zz0W9czM57mvJENAhxywI4T5rJ4aC9oOhc0HdYkStLtpt293wKmk2kycjqOxYZVoOe1xOScSHkOHuENzSRaCQo2DD0gxz3ZmirVGhJLXNhsjeBGqGgqHab/ux+YfAqnj25MI5HqSLe0+kUgMoy0AQXwAXbhH4beKCVHSSSZJ1JvPikHBNJUpJcHWNyQrmzcCaronK1ozPfua0anvOgHEqHDYdz3tYwFznEAAfv1RXalVlJv2akZAM1ag/8jxw/kboB3nemFENPFs66QMlPK4AAnQC2YtBJm0qT7bSJA60xAEuk5Z1jdHPW2io4KuRUtwcBpvEb/irmKptDWiAXQc1tL9mPXyUs1xq+CxiMd1hhhhugGYmeZ5nu4Ku+kR3clT6lu9vlZGNmvzfdtc9gDS72s0kEXh2m424KGdmuUFsh2D2S9xFrnRsSe8jcOZWm2XhWspyBD3OqaaAZssCDAsPVDR9obTaabmuDhLyWAHfNwSbaablL0UqOdSfmPZbVcGWA5u77n0SSs455XN7miY48ssxPz7pVplKLzKq0QLgE9k/ET810ViBe7fULdGLHOfJnmoMQfuqnh8QpKruGihrf9mp3FMQCxbyKNUgwchv5LObFI6+jmEjM7hwctFWI6qpMRkPdpvhZnBA5mva0nKbxIjNMQYMahQzVeyaDD029ZlLc0XkktgDSGnn4cEE2sIDD+F9QeTjHwV/DV3VH3dkdYAPMG89kuA1tpN1W25RIa+fdrGeHaE/8ln3KXJZx7MxBadQknYTEzTYb+yN3CySozoD1sNTd7bMp/E2x8j9Vc2a3q2hrSHC+sB1zwdY+ZVNryLD9E8vnd5KrDSgkACSCcvJ1ifPVdytaIHnxQ9tR2gdI4H6Gy5140c2OYJb+idicS+Me2me0YkHdKuiix4kRcWIMa71nzg2nR5sLB4mJ4ePNXMLin02hrm5gPeaZ9D9UhNMKf/GiLHzEqIYN4EjyB+q5Q2rTPvZTwdLfjZX6VQ8nc/1CYikKz22PqE44h2+IV4VNZBHrxTTQY7TjukbuSQCZs7DVGj73qqm8PZ2T3Fuiq1ej9TVkVG8WEOnnGseCmOA4HjqAfhCZ9lcLjXi0/WEwBVbZTQe0yD3FpsrG2xdp5O+IRNu0Xg9ozu+8E6bu0hm2TLWn+Z3qAkvaROT2GDWmyix1Iup2BMGTF4G8nlcLoKuYGnmcGuNtTu03Hly5LV8HJD2kZ7T6FcLlpttYlryKTQIF3OInL+v+OKl2fhqFFv2l9OzYFBrj/wBx4v1jhplaY8VipH0HFkIZ9hoX/wDtV2340KR3cqjxrwEBAK4LSWkEEag2MxPwK0vR/ZzsRVdia5locTLvedrJ/lAufJANt4wVcRVqNktc8kE7xYT4xKoXuItn0w6o0GYM6WOh0V3H4zrHSJgCLwTbfYDlxQ/DvIIIJB3RbcZU0qXyb4eLOhWsC+Hg5g2DqbjgZ5RuVULoKk6DVUMfDagbLmQSdWgEtklrt990fVWeiGIBokEQGPfJ/F7xMboBhZD7Q4NIBMEEHXyR3YWOyUTTIJFVlQyNQ4jKD3WHohbHJkjpZp9i1y9rnHVxzee7ygeCt8R4qlshukRds6xopzj6IqBpqszHdNh3u0Hmqg7RkOqPAbJIAFySYAHElVa+0aRw1Usr0ierqR94yZymLEzqh3SLarTRqspyeyQXGIiR7PEc1hadGSABJOgFz4KrLhC9y/T2nXqMe0u7JHa7LRIOsmLKTAsGRwh2Xe5jjMx+Hge4ptSk2mwtLpLrloBtHszMb92oUOEp5n5c2UBpMxNwNTBnXuU8l8FuphmHV72CBo0uvAk3j970sZQilUDKhcwdXEzcZad+9Pp080irVdksJbFxJBvNvVW8axmSs1g7IbTLe4Mbx7lLZKW5HsWp9yJvBdx4/qkn7BI6sgxZx9QEkxS2YLDv8ruXfxTeo/CZ5Gx9bHzTQSDBkHn9FYhxbzTKg08RCmzA/VR1mxHeEhsex4gSDpqLfopmHg7zsfMKs3h3qQU1LLRZ/MJ8PmFH1I1Bc3mwldaClm43/fEJA0mOw9Wowy2rmE3a/fyvoiI2uPfY5vMdofIoZI4keoTmk+6Qe4x6FOxaEHKOPa72Hg8ib+RurAeRqPksy+qPeYPKPUJ9PER7L3t5TI8v0TsnQaRlQEndYfP9EH2w4FstIIzCCDa4I1SZj3HUMqDgHZHTxg6+Sr46s3q3ABzdCGkR727dCE90Zzi6aBmaFf2Q77wA3kO+H6IQyrmdyHxKvbLrRWYTpJHoR8VpJ7GOOHrB2ph6YBLgA0wXQImDy1Wf2rtA1XlxswdljRoANGhWdp481HQLAIVUv3BZo6jVdMNotosGFo2EDPG5u5ne6cx7+axobNlLiahcSXEkkkkm5J5qzs7ZrqgfEAMbmcTpr2Wd7j81RHBBRpZnNA3mB++asVsMW6jWYO4xwKipAl4ykHgXWGm9Fevq0xcGHZmscTNrEkEb90XN1MjfHOkClwKYYjNbIDPKCJPLmVO6kZyMGYgXyaE8SdTuEcUjTWVqTAZBtZHcNRyOa2PZaATzIv6oXhzJbTFiXiQfAEaSN6MvMvqcL+hsl3MMsrYdo0/uTyQDFUxmzaX/AMLRUP8Atd8IJXaDPeVEeTEZVp5qVUG+Wi8zxgfvyWYoAFwBOXn/AIWjNbLSq/8AqcPMINg8EZa8xlzDQibm3+FdnRi4Y3HYnN2TfKbOOscNB3eAVzo8wHEHQwx1pB3xBtbuMqLG0XuADWki5dDSTMxJN7RoJtCfsKsA+q4mwZE9oxLhGokfBPsE+wTdT6yrDm5OyfeJcCNIizRB05qPHNH3wGnVt/sP0T8KGyMx6sjtAyBIMWNrjx3pm0BNSqBvpN+D1AdyrsGpZ+mo+aSpbLrRN4nL80lY5K3YVbSZUkFsFpiR8ioMTgHMbIcHNHuvGncf8LiSs50VMPRFQw2Wngbjz1HqoKrSCRwCSSEV2H0zLvAH4q0wpJKWaRE5yY7ckkkUJiRSSQIXWkJZwdR5WSSQxoc2jPsnzTDiHMtPgDbySSSQSdDalZrvaY084DT5thQ1QAARaNEkkxUtxhdbvuoUklSIY12p5fJa+hhOqwwaIJMPeeL3AEeDWkAeKSSGR3M8D/1Qjsfee7cDumJRnpFgyKLHZpye0T7xfF/MacEklD5RpFATDOaYAEEvIJ1sRYbufpwVjCN7b93VibEiYOnckkmxrgtbKf26ZZ2W1HDMCZmM0f581bo6u7z8SupI7kSNDQH3KBVHXPikkojyZoidRzgtG8XkxbfcITSpua6GOMXIBsI3Ai4SSVM3hwSYl7icrg3tPm0mCCOPJLo9ii3rHgSCA25JIgD05LqSf7QfJYqy7KZ9oXtc95nkpZBeYmOqaO1c2c/VJJZj7mcpugeSSSS1Nktj/9k=

Pembenar lainnya adalah dua hadits nabi yang berbunyi: “Ziarahilah kubur karena hal itu akan mengingatkanmu kepada kematian.” Hadis lainnya: “Kami melarang kamu sekalian untuk berziarah kubur, maka berziarahlah.” Mereka yang menentang mendasarkan pendiriannya pada hadis yang berbunyi ketika anak Adam meninggal, terputuslah amal perbuatannya kecuali tiga hal: amal jariah, ilmu yang diamalkan, dan doa anak yang saleh.

Khusus yang terakhir, doa bisa dilakukan tanpa berkunjung ke makam. Tidak hanya di Indonesia, ziarah kubur sebagai ritual juga berlangsung di hampir semua negara berpenduduk mayoritas Muslim; Iran, Irak, Mesir, Sudan, Bangladesh, Turki, negara-negara Asia Tengah sampai Balkan, serta di dalam komunitas Muslim di India.

Di Tajikistan, tradisi ziarah membahayakan kelangsungan ajaran Islam ketika kaum Muslim lebih suka shalat jamaah di depan makam orang-orang yang dianggap suci ketimbang di masjid. Akibatnya, masjid menjadi sepi dan makam menjadi sangat ramai. Menurut Tommy Christomy, praktik ziarah sangat dipengaruhi keyakinan bahwa eksistensi para wali, atau orangorang suci yang telah meninggal masih dapat ‘diakses’. Dalam konteks kepercayaan populer, ini sangat terkait akan kemungkinan membuat ‘lantaran’, wasilah, tawasul, mencari jalan—atau mencari cara untuk ke suatu tujuan melalui mediasi tokoh yang dianggap keramat.

“Dalam antropologi Islam, ziarah ke makam keramat dikenal sebagai little tradition atau kadang disebut popular beliefs,” ujar Christomy. “Dalam kon teks popular beliefs, ziarah sering tidak didasarkan pada norma atau kaidah ki tab suci, tapi pada kebudayaan setempat.” Akibatnya, masih menurut Christomy, tipologi tempat ziarah menjadi beragam. Tidak hanya makam para penyebar Is lam, tapi bisa pula keturunan raja, seni man, penyanyi terkenal, dan entah apa lagi. Untuk kasus Indonesia, tempat ziarah menjadi situs pemaknaan yang dinamis. Lalu lalang orang datang dan pergi secara rutin, dan dalam jumlah yang banyak, memberi kemungkinan terbangunnya kesamaan simbolis oleh ritual perjalanan liminal.

Kondisi ini secara sosiologis memungkinkan tumbuhnya ideologi alternatif dan pembentukan identitas. Dalam dinamika seperti ini, akses terhadap ruang dan waktu menjadi regimented dan terstruktur kendati dalam beberapa hal masih temporer. Bachtiar Effendy mengatakan pada umumnya yang menjadi objek ziarah adalah makam orang yang dianggap memiliki kemampuan supranatural: para wali, guru, ulama, atau kiai tertentu. Bisa pula tokoh yang dianggap memiliki kekuatan spiritual.

“Melalui doa, wirid, atau mantra khusus, peziarah percaya mereka bisa menjalin kontak atau berkomunikasi dengan penghuni makam yang dizia rahi,” ujar Bahctiar Effendy. “Dengan cara itu akan ada restu, karamah, atau kekuatan spiritual yang tertransmisikan.” Namun, bagaimana jika ziarah dilakukan terhadap makam seorang pedagang, bukan wali, masih muda, dan tak punya track record sebagai orang yang memiliki kekuatan supranatural? Dalam kasus Mbah Priok, ahli waris menghimpun peziarah, menggunakan tradisi, menarasikan figur yang dikeramatkan —tentu saja dengan berbagai manipulasi fakta—untuk mendapatkan privilege.

Bedanya dengan pembentukan keramat-keramat lainnya di Indonesia, ahli waris makam mengeramatkan Mbah Priok untuk menegaskan klaim atas tanah di sekitar makam. Jadi, jika ziarah biasanya memiliki tiga dimensi; teologis, budaya, dan politis, dalam kasus Mbah Priok pembentukan tradisi dilakukan dalam dimensi ekonomi.

Ada klaim sepihak atas tanah yang dikalahkan oleh pemerintah dan sedang diupayakan untuk diraihnya lewat cara lain. Upaya mendapatkan privilege terhadap ruang, berupa tanah makam selebar sekian hektare, relatif berhasil ketika peziarah—yang telah membentuk diri sebagai komunitas—melawan eksekusi lahan oleh Pemprov DKI. Penerapan keputusan PN Jakarta Utara pun menjadi tidak jalan.

Pembentukan komunitas peziarah dan menjadikan keramat sebagai destinasi ziarah baru amat ditentukan oleh beberapa hal; akses jalan yang mudah, pertumbuhan ekonomi masyarakat yang signifikan, dan penarasian yang terusmenerus. Penarasian yang terus-menerus dan praktik ziarah yang terlembaga dengan adanya kuncen atau juru kunci, tata cara ziarah dan pantangan-pantangan selama berziarah, membuat tokoh apa pun seolah bisa dianggap keramat. Inilah yang terjadi dalam kasus Mbah Priok seorang pedagang Arab dari Palembang yang meninggal dalam perjalanan ke Jakarta.

Peziarah menerima narasi tanpa kritik, mendengarkan begitu saja kisahkisah mistis Mbah Priok, yang dibuat untuk mengukuhkan pemitosan. Proses ini berlangsung terus-menerus, tersebar secara purba dari mulut ke mulut, atau lewat pencetakan buku-buku sederhana. Jika dibandingkan situs-situs keramat lainnya, pertumbuhan peziarah makam Mbah Priok sangat luar biasa.

Hanya dalam waktu sekian tahun ribuan orang telah secara ajek menjadi pengunjung makam. Semua itu disebabkan akses ke makam yang sangat mudah. Di situs-situs keramat lain di Jawa Timur, misalnya, peningkatan pengunjung secara signifikan terjadi ketika infrastruktur jalan mulai bagus.

Data Di nas Purbakala Jawa Timur memperlihatkan jika pada tahun 1988 hanya ada setengah juta orang yang mengunjungi makam keramat, tahun 2005 terdapat 3,5 juta orang. Artinya, terjadi kenaikan 873 persen. Situs-situs keramat di Jawa Timur dan beberapa di Jakarta telah terbukti memiliki nilai sejarah, sedangkan situs Mbah Priok, menurut arkelolog Isman Pratama Nasution, bukan arkaik atau bernilai sejarah. Bangunan makam berdiri tahun 1999, sedangkan makam Mbah Priok telah pindah ke TPU Semper.

Namun, menghentikan pengeramatan Mbah Priok bukan sesuatu yang tidak mungkin. Isman Pratama mengajukan usul mulailah dengan tidak menyebut ‘Mbah’. Chrystomy mengusulkan perlunya mengecek keabsahan para ahli waris dan kaitannya pada kepemilikan tanah. Dalam Islam, hukum waris sangat jelas. Keabsahan silsilah akan menjadi dasar hukum waris yang kuat dan dapat digunakan sebagai titik tolak. ( republika.co.id )



READ MORE - Menggugat Status Keramat Makam Mbah Priok

Drama Pembebasan 3 Warga Negara Yaman Oleh Tentara Australia

Drama Pembebasan 3 Warga Negara Yaman Oleh Tentara Australia - Angkatan laut (AL) Australia berhasil menyelamatkan tiga warga Yaman yang disandera oleh perompak di perairan Somalia. Mereka sebelumnya telah ditahan perompak selama 20 hari.

Dilansir dari laman The Australian, Kamis, 14 April 2011, drama penyelamatan sandera di kapal layar kecil, Al Shahar, milik tiga nelayan Yaman, berlangsung sangat singkat. Pada kapal tersebut, sebanyak 15 perompak Somalia bersenjatakan AK-47 dan pelontar granat dibuat bertekuk lutut oleh tentara Australia dari kapal HMAS Stuart.

Peristiwa ini terjadi pada Senin, 11 April 2011, namun baru terungkap ke media pada hari ini.


http://media.vivanews.com/thumbs2/2011/04/14/108912_pasukan-al-australia-menyerbu-kapal-yang-dibajak-perompak-somalia-_300_225.JPG
Pasukan AL Australia menyerbu kapal yang dibajak perompak Somalia. (Royal Australian Navy)


Menggunakan boat kecil, para tentara AL Australia mendekati kapal Al Shahar untuk melumpuhkan para perompak. Dengan gerak cepat, pasukan AL Australia berhasil naik ke kapal, dan menguasainya tanpa perlu menembakkan peluru. Terkejut, 15 orang perompak Somalia langsung menyerah tanpa perlawanan.

"Tidak ada satu pun tembakan yang dilepaskan, baik oleh tentara HMAS Stuart maupun oleh para perompak. Juga tak ada ancaman dari para perompak yang akan melukai sandera, ketika mereka melihat pasukan kami cepat menguasai kapal," ujar kepala AL operasi gabungan, Mark Evans.

"Pasukan penyerbu dari Stuart melakukan semuanya dengan baik, dengan mempertimbangkan keselamatan sandera, dan memastikan situasi tak berkembang menjadi membahayakan," ujarnya lagi.

Para perompak ini dilepaskan karena penangkapan dilakukan di perairan Somalia dengan sistem hukum berbeda. Ditambah lagi, para sandera adalah warga Yaman yang juga memiliki sistem hukum berbeda dengan Australia.

Sebelum dilepaskan, para perompak diberikan minuman, makanan, bahan bakar, dan radio komunikasi agar dapat kembali ke wilayah mereka.

Australia dengan kapal perang Stuart tergabung dalam gugus tugas internasional 150 yang berpatroli di perairan Teluk Aden. Selain Australia, beberapa negara juga tergabung dalam gugus tugas ini, diantaranya adalah Amerika Serikat, Inggris, Korea, Kanada, Denmark, Prancis, Jerman, Pakistan, Thailand, Italia, Belanda, Selandia Baru, Portugal, Singapura, Spanyol dan Turki.( vivanews.com )




READ MORE - Drama Pembebasan 3 Warga Negara Yaman Oleh Tentara Australia