Inilah Bukti Otentik Berkah Dari Air Makam Habib Abdurrahman bin Abdullah Al Habsyi

Inilah Bukti Otentik Berkah Dari Air Makam Habib Abdurrahman bin Abdullah Al Habsyi. Bagi Endah, 12 tahun, munculnya air dari makam Habib Abdurrahman bin Abdullah Al Habsyi alias makam keramat Cikini adalah berkah. Endah dapat mencari keuntungan dengan menjual air kepada orang yang berdatangan ke makam tersebut.

Dengan modal basah kuyup dan terkena lumpur, dia mencari botol air minum kosong. Botol itu pun diisi dengan air yang mengalir dari makam. "Seribu rupiah per botol," kata Endah yang sedang beristirahat siang tadi.


http://image.tempointeraktif.com/?id=39767&width=274

Makam Keramat Mbah Ali Kwitang di Jl Inspeksi Kali Ciliwung


Bayaran memang tidak menentu. Tergantung kerelaan orang yang memberinya. Endah mengatakan, ada juga orang yang memberikan Rp 5 ribu per botol.

Dia mengakui, uang itu pun lumayan bisa dipakainya untuk menambah uang saku. "Kemarin saya dapat Rp 20 ribu," ujar Endah yang tinggal di Kampung Rawa, Kramat Sentiong, Jakarta Pusat.

Begitu pun Rizki dan sembilan temannya. Mereka memanfaatkan waktu libur sekolah untuk datang dan berjualan air di area makam. Rizki menjual air yang diambilnya sesuai dengan ukuran botol.

Jika botol berukuran sedang, dia menjualnya dengan harga seribu rupiah. Namun, jika berukuran kecil, dia jual dengan harga lima ratus rupiah. "Laku 20 botol, jadi dapat duit Rp 20 ribu," kata Rizki.

Rizki dan temannya datang dari rumah mereka di kawasan Kwitang menuju Cikini dengan jalan kaki. Mereka pun telah menyiapkan botol dari rumah agar orang tidak kesusahan saat ingin mengisi air.

"Orang tua juga tahu saya ke sini," katanya.

Selain memberi berkah bagi para penjual,jasa pengambilan, air itu pun memberi manfaat untuk ratusan orang juga memenuhi lokasi makam habib yang wafat pada 1881 itu. Ada yang mengambilnya untuk diminum, digunakan hanya untuk berwudhu, dan ada pula yang memakainya untuk mandi.

Syukur Yakub, warga Tanah Abang, untuk kedua kalinya datang ke makam tersebut hanya untuk mengambil air yang mengalir. Baginya, sulit untuk mengukur dengan akal sehat terkait air yang kabarnya berkhasiat. "Asalkan yakin saja, insyaAllah bermanfaat," katanya.

Menurut penjaga makam ayah Habib Ali Kwitang itu, Fikri Assegaf, banyak yang mempercayai air tersebut bersifat keramat. Menurut Fikri, ada yang datang mengambil air karena percaya air itu bisa menyembuhkan. "Sampai orang dari Rumah Sakit Cikini saja datang untuk mengambil air," katanya.

Bagi Fikri, keberadaan makam dan munculnya air dari makam tersebut dapat berguna bagi kebanyakan orang. Sehingga dia pun tidak ingin makam itu dipindah. "Apalagi kabarnya makam mau dipindahkan di pinggir kali," tutur Fikri.

Makam Habib Abdurrahman bin Abdullah Al Habsyi menjadi perhatian publik setelah munculnya air dari area makam yang hendak dibongkar untuk dipindahkan. Setelah dilakukan penggalian sedalam 1,5 meter, air pun muncul dari makam. Air makin deras saat penggalian diteruskan. Takut menggenangi makam, air pun dialihkan ke luar makam dengan menggunakan mesin dan selang sepanjang 10 meter.

Ahli waris Habib Abdurrahman, Habib Ali bin Saleh Al Habsyi, melihat munculnya air dari makam dan dipercaya bisa menyembuhkan tergantung dari keyakinan setiap orang. "Jika orang yakin air itu bisa menyembuhkan, Tuhan pun bisa mengabulkan," katanya.

Lelaki 42 tahun itu juga menceritakan, dulunya wilayah sekitar makam pernah dilakukan pembebasan lahan untuk pembangunan apartemen. Namun, dia tidak mengetahui apakah makam termasuk yang dijual atau tidak.

Ali mengatakan, mayoritas keluarga Habib Abdurrahman tidak menyetujui jika makam dibongkar untuk dipindahkan. Sampai saat ini pun, katanya, belum ada komunikasi dari pihak pengembang kepada seluruh keluarga. "Intinya kami ingin makam dipugar, bukan dipindahkan," ujar Ali.

Sementara dari ahli waris lain, Abdul Rahman Muhdhor Al Habsyi, mengatakan air yang muncul dari makam memiliki kandungan besi yang cukup tinggi. "Kami akan meminta penelitian lebih lanjut apa pengaruhnya bagi manusia jika air mengandung besi," katanya.

Keluarganya meminta diteliti sebab banyak warga yang meminum air tersebut. "Jika ada informasi lebih lanjut akan langsung kami sampaikan ke masyarakat," tuturnya.( tempointeraktif.com )





Mungkin Artikel Berikut Juga Anda Butuhkan...!!!



No comments:

Post a Comment